mastitis
Source: pinterest

Baruterus.com – Bunda yang sekarang sedang menyusui mungkin saja merasakan tidak nyaman di bagian payudara seperti bengkak dan terdapat garis merah yang mengarah sampai ke ketiak. Hal tersebut mungkin saja gejala bunda terkena mastitis. Pertanyaannya, apakah bunda mengetahui apa itu mastitis?

Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara, ditandai dengan payudara berwarna kemerahan, tegang, terasa panas, bengkak, dan terasa nyeri disertai dengan demam dan badan menggigil.

Mastitis ini disebabkan oleh bunda yang tidak mengosongkan ASI di payudara dengan rutin dan sempurna, puting susu yang lecet, tekanan pada payudara, si kecil yang menyusu tidak sempurna, saluran ASI yang tersumbat atau bisa juga akibat infeksi dari bakteri.

Berikut tips yang dapat bunda gunakan agar terhindar dari mastitis.

  • Jangan sampai bagian payudara terkena tekanan berlebihan yang mengakibatkan air susu tidak dapat mengalir dan bisa menyebabkan mastitis. Untuk mencegahnya bunda dapat menggunakan bra dan baju yang ukurannya sesuai (tidak ketat), tidak tidur tengkurap, tidak menggendong si kecil dengan gendongan ketat di dada, menggunakan seat belttidak terlalu kencang.
  • Pilih bra selain tidak ketat juga yang dapat menyerap keringat dan nyaman jika digunakan. Bunda juga harus rajin mengganti bra dan alas payudara secara berkala agar payudara tetap bersih.
  • Pastikan ASI tidak terlalu penuh di payudara dan dikeluarkan langsung dikeluarkan atau diberikan pada si kecil. Saat si kecil sudah kenyang atau berada jauh dari bunda, pastikan untuk memompanya agar payudara bunda tidak penuh. Pastikan juga bayi bunda rutin atau sering  menyusui sehingga payudara tidak penuh dan menyusuilah secara bergantian agar kedua payudara kosong secara merata.
  • Saat payudara terasa membengkak pijat bagian itu dengan lembut saat menyusui agar memperlancar jalannya ASI dan bunda bisa juga mengompresnya dengan air hangat sebelum menyusui dan air dingin atau es setelah menyusui.
  • Konsumsilah Echinacea dan vitamin C untuk meningkat sistem kekebalan tubuh bunda agar dapat melawan infeksi bakteri. Hal ini juga bisa untuk mencegah mastitis akibat infeksi bakteri.
  • Jika puting susu bunda lecet atau berdarah, jagalah agar tetap dalam keadaan bersih untuk mencegah infeksi. Meneteskan air susu bunda sendiri, yang memiliki sifat antiseptik, dan dibiarkan mengering sebelum mengusapnya dengan kain bersih atau air lalu keringkan lagi. Lakukan beberapa kali hingga lecet sembuh.
  • Jika gejala mastitis berkembang bunda bisa menggulangi cara yang sama seperti di atas dan jangan lupa lupa untuk beristirat total.
  • Jika bunda mengalami pembengkakan payudara, air susu bunda tidak berbahaya bagi si kecil, jadi tetaplah menyusuinya. Terkadang si kecil mungkin akan menolak karena perubahan rasa susu di bagian payudara yang terkena mastitis. Jika sudah seperti itu bunda bisa memberikan payudara yang sehat saja untuknya, dan memompa payudaya yang terkena mastitis.
  • Jaga kebersihan payudara bunda dengan cara mencuci selalu tangan sebelum dan sesudah menyusui. Setelah menyusui bersihkan puting payudara dengan menggunakan kapas yang dibasahi air matang, lalu keringkan dengan handuk bersih hingga benar-benar kering agar puting payudara tidak lembab.
  • Jangan bersihkan aerola dan puting  payudara dengan sabun, karena dapat menyebabkan payudara mengering sehingga mudah untuk terjadinya iritasi.
  • Jangan sampai bunda kelelahan, karena itu juga bisa sebagai pencetus mastitis. Pastikan untuk mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Saat bunda ingin menyapih, sapihlah secara perlahan atau bertahap. Jangan langsung dengan cepat.