Flu merupakan salah satu jenis penyakit yang mudah menyerang siapa saja, apalagi di bulan puasa seperti ini. Dimana asupan makanan berkurang di saat siang hari. Untuk orang biasa mungkin sangat mudah memilih obat flu yang banyak tersedia di toko terdekat. Namun akan berbeda kasus jika yang terkena flu adalah ibu hamil, karena khawatir akan keadaan janin yang ada dalam kandungan ibu hamil harus selektif dan berhati-hati dalam memilih obat flu untuk ibu hamil.

Agar dapat menentukan obat flu untuk ibu hamil yang tepat, ada beberapa gejala flu yang wajib Anda ketahui. Biasanya flu datang diawali dengan bersin-bersin, tenggorokan nyeri, pusing, dan hidung mampet. Untuk kasus flu yang sudah parah biasanya di sertai batuk, dan ini akan sangat mengganggu perkembangan janin karena adanya dorongan dalam perut saat batuk melanda.

Pilek terjadi karena adanya peradangan pada lapisan dalam hidung, kelenjar sinus dan tenggorokan. Gejala ini akan muncul selama dua atau tiga hari. Dan akan hilang dengan sendirinya jika Anda mendapatkan istirahat yang cukup. Virus coronaviruses dan rhiniviruses merupakan penyebab utama datangnya pilek. Bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh bagus, kemungkinan tertular akan minim. Tapi bagi ibu hamil, yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah, akan sangat mudah terkena flu.

Jika Anda mulai merasa adanya gejala flu, baiknya segera hubungi dokter. Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Anda akan mendapatkan resep anti virus yang aman untuk ibu hamil. Acetaminopen merupakan salah satu obat yang mampu menurunkan demam dan nyeri saat flu.

– Parasetamol

Obat analgesik yang mampu meredakan nyeri atau demam yang disertai pilek. Sejauh ini, parasetamol aman dikonsumsi ibu hamil karena tidak ada laporan yang menyatakan obat ini berpengaruh pada janin yang ada dalam rahim.

– Dextromethorphan

Obat golongan antitusif atau penekan batuk. Flu yang menyerang ibu hamil biasanya akan disertai dengan batuk. Obat yang satu ini sangat efektif mengurangi batuk. Namun harus sesuai dengan resep dokter, ya.

– Pseudoephedrin

Obat golongan dekongestan. Obat ini berfungsi untuk melegakan hidung yang tersumbat. Obat ini aman dikonsumsi ibu hamil jika sesuai takaran, dan tidak dikonsumsi dalam waktu yang lama.

Ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas-aktivitas berat. Apalagi jika terkena flu, Anda harus benar-benar mendapatkan waktu untuk beristirahat. Konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil, tambahkan dengan buah-buahan yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada ibu hamil. Sedangkan untuk hidung tersumbat, ibu hamil bisa menggunakan minyak kayu putih, atau minyak esensial untuk melegakannya. Untuk menghindari dehidrasi pada saat terkena flu, ibu hamil dianjurkan memperbanyak minum air putih.

Hal utama yang wajib diingat adalah, saat memilih obat, hindari menggunakan obat warung, pilihlah obat flu untuk ibu hamil yang aman. Disarankan untuk melakukan vaksinasi flu untuk mencegah datangnya penyakit yang  tergolong mudah menyerang siapa saja. Meskipun penyakit flu selalu dianggap remeh, akan menjadi sangat berbahaya jika yang mengalami flu ibu hamil. Karena pasti akan berbahaya bagi perkembangan janin dalam rahim. Vaksin merupakan salah satu pilihan yang paling aman untuk mengatasi flu saat hamil. Efek samping melakukan vaksin flu hanya nyeri pada bekas suntikan dan kemerahan pada bagian daerah yang disuntik. Jadi bisa di bilang aman untuk perkembangan janin dalam rahim.