Perkembangan Janin Usia 25 Minggu
Source: Pinterest

Baruterus.com – Ketika usia kehamilan Ibu sudah memasuki usia 25 minggu, maka sudah dapat dikatakan bahwa saat ini Ibu tengah menjalani trimester kedua pada periode kehamilan. Proses panjang yang telah Ibu lalui hingga dapat mempertahankan janin memasuki tahapan perkembangan janin usia 25 minggu ini atau setara dengan bulan ke-enam kehamilan, tentunya menjadi sebuah hal yang sangat luar biasa dan patut mendapatkan apresiasi dengan begitu besar. Bagaimana tidak, proses yang Ibu lalui tentu tak mudah dalam menjalani serangkaian momen dan kondisi yang cukup menegangkan, atau bahkan sebagian membuat Ibu tidak nyaman dan tidak tahan dalam menghadapi banyaknya gejala, terutama gejala yang muncul pada awal periode kehamilan.

Namun, semua kendala dan masalah yang mungkin Ibu hadapi selama ini hingga memasuki tahapan perkembangan janin usia 25 minggu dapat terlewati dengan baik, karena adanya rasa cinta Ibu yang begitu besar, dan cinta kasih Ibu yang tak terbatas untuk si jabang bayi. Itu semua terbukti dengan Ibu yang masih tampak sehat sehingga masih tetap bisa menjalani momen kehamilan meskipun menguras tenaga. Tetaplah untuk menjaga asupan nutrisi yang bergizi agar tubuh Ibu dan bayi selalu sehat.

Apabila kita membicarakan tentang perkembangan janin usia 25 minggu pada perut Ibu ini, ada banyak sekali perkembangan pesat yang terus terjadi pada si kecil. Perkembangan janin usia 25 minggu yang paling mencolok adalah rupanya yang sudah semakin mirip dengan seorang manusia mungil. Ia terlihat makin nampak kuat dan siap untuk segera dilahirkan ke dunia. Tak hanya itu, pada usia kehamilan ini dapat dikatakan bahwa usia kehamilan Ibu sudah semakin matang. Meskipun nanti si bayi terlahir dalam keadaan prematur, pada dasarnya ia masih akan tetap dapat bertahan hidup, meskipun membutuhkan perawatan dan penanganan intensif.

Perkembangan janin usia 25 minggu ini juga ditandai dengan adanya gerakan yang dilakukan bayi Ibu sebagai bentuk usahanya agar dapat bernafas, meskipun tidak ada udara pada paru-parunya. Semua inderanya pun mulai bergerak lebih cepat di periode ini. ketika Ibu melakukan scan otak pada bayi, maka Ibu pasti akan dapat melihat bahwa ia sudah mulai merespon sentuhan atau rangsangan cahaya dari luar rahim. Sehingga tak ada salahnya, bila Ibu mulai memberikan berbagai jenis rangsangan agar bayi Ibu terlatih untuk memberikan respon dengan lebih baik. Jangan pernah bosan untuk memberikan stimulasi pada bayi Ibu berupa sentuhan dan belaian di perut, atau bahkan menyorotkan lampu senter. Dengan cara ini, dapat dipastikan Ibu bisa merasakan dan melihat pergerakan sang buah hati karena rangsangan yang diberikan.

Berat dan panjang tubuh bayi Ibu pun telah bertambah sebagai bentuk perkembangan janin di usia 25 minggu ini. Bila diukur dari ujung kepala hingga tumit, berat bayi Ibu sudah mencapai angka 600 gram lebih, dengan panjang sekitar  35 cm. Tubuh bayi pun akan terlihat lebih ramping dan lemak pada tubuhnya sudah mulai tersebar rata mengisi setiap bagian dan lekukan kulit, sehingga kulit keriputnya telah bertransformasi menjadi kulit yang lebih kencang dan secara tidak langsung membentuk rupa bayi menjadi lebih proporsional. Hal ini terjadi karena adanya pembentukan kapiler yang nantinya akan diisi oleh aliran darah, sehingga kulit bayi terlihat kemerahan.