anak 1 tahun susah makan
webmd

Baruterus.com – Keahlian pertama yang patut dibanggakan malaikat kecil anda di umurnya yang satu tahun ini adalah ‘bisa makan sendiri’. Sepele namun indah merupakan kata kata yang menggambarkan keberhasilan ini. Sayang, meski memiliki keahlian makan sendiri bukan berarti ia bisa mengontrol selera makannya setiap hari, sehingga muncul banyak problematika anak 1 tahun susah makan. Terang saja kondisi ini bikin orang tua khawatir, mengingat anak umur 1 tahun akan membutuhkan nutrisi apa saja agar pertumbuhannya tidak terhambat. Beberapa solusi anak 1 tahun susah makan dibawah ini mungkin patut dicoba oleh ayah dan bunda. Berusaha lebih baik dibanding tidak melakukan apapun, bukan ?

1. Berikan variasi makanan. Anda mungkin merasa anak anda masih kecil untuk tahu apa yang dia inginkan, tapi kadang kala, anda tidak sadar jika anak memiliki rasa senang dan bosan. Terlebih di usianya yang masih muda, keinginan mencoba sangat kental di dalam dirinya, wajar saja ia gampang bosan. Dengan menawarkan beragam menu kepada anak, dan kadang memberikan pilihan tidak hanya mengatasi anak 1 tahun susah makan namun juga mengembangkan rasa percaya diri karena ia memiliki hak pilih. Anak merasa memiliki suara atau pendapat. Jadi lain kali, bunda atau ayah sebaiknya tidak berkata “Nak, hari ini makan siang sayur ya,” tapi “nak ada ayam, sayur, dan bubur, mau pilih mana ?”

2. Apabila selama ini anak anda makan sendiri, jauh dari keluarga, mungkin ini saatnya mengubah hal tersebut. Bicarakan dengan anggota keluarga atau pasangan (jika ini adalah anak pertama anda) agar sepakat kapan jam makan malam, atau sarapan. Makan bersama seolah tidak memperlihatkan efek berarti bagi anak, tapi sejatinya ketika anak melihat keluarga makan bersama sama, tertawa di meja makan menyantap hidangan, secara psikologis akan mendorong anak untuk ikut serta. Sediakan saja kursi kecil untuk malaikat anda yang ingin gabung makan bersama. Biasanya meski menunya biasa saja alias tidak berbeda dengan menunya sehari hari, anak akan lebih semangat untuk menyantap hidangan.

3. Skenario paling umum terjadi adalah anak memuntahkan makanan yang tidak ia sukai, wortel misalnya, anak memuntahkan wortel, kemudian orang tua tidak menyajikan wortel lagi di hari berikutnya. Ini salah besar. Membiarkan anak melepas makanan yang ia tak sukai di perjumpaan pertama bisa mengarahkan anak pada perilaku pilih pilih makanan atau pada banyak kasus kemampuan adaptif yang rendah. Jika memang anak tidak menyukai bahan tersebut pertama kali, tetap sajikan makanan tersebut keesokan harinya. Perjumpaan pertama dengan makanan baru tidak mencerminkan selera anak secara keseluruhan. Memang, akan membutuhkan waktu untuk terus mengenalkan makanan tersebut pada anak, tapi suatu saat bisa jadi anda akan terkejut karena makanan tersebut masuk dalam menu favorit si kecil.

4. “Kalau kamu makan semua brokoli kamu, mama belikan mainan baru” atau “Habisin ya, makanannya, kalo iya nanti papa kasih kamu coklat” Pernahkah anda memakai trik ‘kalau kamu ini papa mama akan..’ ? Jika ya, maka segera hentikan memakai cara satu ini. Tidak hanya trik ini tidak bertahan lama, karena pada satu titik anak akan meminta lebih sampai anda kewalahan menawarkan hadiah, tapi juga tidak baik untuk karakter anak. Anak menjadi sangat pamrih dan merasa ia perlu diberi sesuatu sebelum melakukan apapun. Tetap dorong anak secara positif dan bukan memakai jalan pintas seperti itu.

5. Pernahkah anda masuk ke dalam suatu restoran, memesan makanan dan minum dan ternyata pihak restoran menyuguhkan minuman terlebih dahulu ? secara reflek anda minum terlebih dahulu sambil menunggu hidangan datang, tanpa sadar anda telah menghabiskan seperempat dari minuman anda. Ketika makanan benar benar sampai di meja anda, anda sadar anda tidak ingin makan sebanyak itu lagi dan menyesali jumlah pesanan anda? Kasus demikian juga berlaku pada anak. Perhatikan seberapa sering anda memberi minum jus atau susu pada anak anda. Minuman bisa membuat anak anda kenyang lebih cepat sehingga ia merasa tidak perlu makan apapun. Kadang kala bukan selera makan yang membuat anak ogah menyantap hidangannya tapi rasa lapar yang telah sedikit terpuaskan dengan minuman membuat anak menolak makanan. Batasi jumlah minuman dan susu yang anda berikan jika memang jumlah makanan yang anda incar untuk si kecil hari ini.

6. Jika minuman bisa membuat kenyang, kesalahan umum kedua adalah kudapan. Si kecil mungkin sering merengek minta coklat, permen, dan semacamnya, anda tidak kuasa menolak sehingga menuruti begitu saja. Perlu diingat perut anak umur 1 tahun cukup mini, hanya muat beberapa makanan saja. Permen dan coklat memang berlabel kudapan, alias bukan makanan berat, namun di mata perut anak anda, kudapan tetap mengisi ususnya. Anak anda cenderung menolak makanan bergizi yang anda berikan ketika ia sudah kenyang gula.
Menyembunyikan kudapan, dan memastikan anak tetap sibuk dengan mainan adalah salah satu jalan untuk membuat si kecil lupa akan kudapan. Lebih baik mencegah si kecil ingat dibanding menolak permintaannya, kan?

Nah itu tadi solusi solusi yang direkomendasikan untuk mengatasi kesulitan anda dalam menyuruh anak untuk makan makanan bergizi. Mungkin masing masing anak memiliki alasan berbeda satu sama lain, agar menemukan solusi yang lebih cocok, cobalah memahami alasan mereka susah makan.