mood di masa kehamilan
Source: baby-pedia

Baruterus.com – Jika sekarang Anda sedang hamil dan mungkin pernah atau sedang mengalami perubahan suasana hati atau mood, tenang Anda tidak sendiri. Banyak ibu hamil di luar sana yang juga mengalami apa yang sedang atau pernah Anda alami. Apakah itu normal terjadi? Mengapa hal perubahan mood bisa terjadi? Mungkin itulah yang saat itu atau saat ini Anda pikirkan. Arikel ini akan memberikan sedikit ulasan tentang perubahan mood di masa kehamilan apakah normal atau tidak.

Perubahan mood di masa kehamilan normal terjadi dan memang sering terjadi. Perubahan mood di masa kehamilan bisa disebabkan oleh stres, kelelahan, perubahan metabolisme, dan perubahan hormon yang mempengaruhi tingkat neurotransmitter Anda (pembawa pesan kimia di otak) yang mempengaruhi suasana hati.

Perubahan mood di masa kehamilan sebagian besar dialami pada trimester pertama antara 6 sampai 10 minggu. Dan akan terjadi lagi pada trimester ketiga pada saat Anda bersiap akan melahirkan. Perubahan emosional yang hebat pada trimester awal kehamilan terjadi karena terjadi peningkatan kadar esterogen dan progesteron.

Dengan demikian perubahan mood di masa kehamilan dianggap normal karena dipicu oleh perubahan hormon. Sama halnya dengan wanita yang sering mengalami suasana hati yang naik turun menjelang menstruasi.

Perubahan mood di masa kehamilan juga dimungkin terjadi karena Anda memiliki kekhawatiran tentang menjadi orang tua. Suatu hari Anda mungkin akan sangat senang saat membayangkan akan memiliki bayi, dan kemudian dengan cepat bertanya-tanya apa yang akan Anda hadapi dan lakukan. Anda mungkin khawatir apakah Anda akan menjadi ibu yang baik, apakah bayi Anda sehat, dan apakah dengan memiliki anak akan berpengaruh pada kondisi finansial Anda. Khekhawatiran seperti ini seringkali membuat perubahan suasana hati menjadi cemas dan juga membingungkan.

Saat masa kehamilan Anda juga akan dihadapkan dengan perasaan yang tidak nyaman dengan tubuh Anda yang berubah. Anda mungkin khawatir dengan tubuh Anda yang tidak menarik lagi atau terlalu gemuk. Sedangkan Anda tidak dapat berbuat apa-apa untuk kembali pada tubuh ideal. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh pada ketidakstabilan mood di masa kehamilan.

Sebenarnya Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal-hal seperti itu, karena sejatinya kehamilan merupakan peristiwa yang mengubah hidup Anda. Hidup Anda akan berubah saat hamil baik itu dari segi fisik, emosional, dan tanggung jawab. Dengan Anda memahami kondisi ini dan belajar untuk bersikap santai dalam menyalaninya maka dapat membantu Anda dalam mengatasi berbagai kekhawatiran dan stres yang Anda alami.

Penting juga untuk memahami bahwa Anda tidak sendiri dan masih ada suami di samping Anda. Maksudnya perubahan suasana hati hanyalah aspek lain dari pengalaman kehamilan yang harus Anda dan suami jalani. Mengetahui bahwa apa yang Anda alami normal agaknya dapat membantu Anda untuk mengatasinya.

Selain dua cara di atas, Anda juga dapat melakukan kegiatan-kegiatan berikut yang dapat mengatasi perubahan mood di masa kehamilan.

  1. Membaca buku tentang seputar kehamilan, bila perlu buku yang khusus membahas cara untuk membantu dalam mengatasi perubahan yang terjadi selama kehamilan.
  2. Lakukanlah tidur siang untuk bersantai sejenak.
  3. Lakukan aktifitas fisik ringan secara teratur.
  4. Sediakan waktu dengan pasangan Anda.
  5. Jangan terlalu keras pada diri Anda sendiri.
  6. Berjalan-jalanlah dan hirup udara segar.
  7. Mengikuti berbagai kegiatan khusus ibu hamil seperti senam ibu hamil, meditasi, yoga, atau pijat yang dapat melemaskan otot-otot selama kehamilan.
  8. Menonton film dengan pasangan atau teman.
  9. Mengatur kegiatan sehingga tidak membuat Anda merasa terbebani.

Kesimpulannya perubahan atau ketidakstabilan mood di masa kehamilan merupakan hal yang normal, pada trimester pertama hal ini terjadi akibat dari perubahan hormon dan perubahan fisik. Sedangkan pada trimester akhir diakibatkan karena ibu hamil mengalami kurang percaya diri  dalam banyak  hal sehingga membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Untuk mengatasi perubahan mood ini tak hanya dari ibu hamil itu sendiri, tapi juga peran orang di sekitarnya juga sangat menentukan, terutama suami.

Apabila perubahan mood di masa kehamilan menyebabkan gangguan pada kondisi kesehatan ibu hamil maka sebaiknya orang terdekatnya, suami, membawanya ke dokter atau bidan untuk membantu mengurangi kondisi yang menganggu kesehatan ibu hamil.