tumbuh kembang anak
Source: NewKidsCenter

Baruterus.com – Asupan gizi yang seimbang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Kebutuhan gizi bahkan diperlukan sejak bayi dalam kandungan. Ibu sebaiknya memperhatikan asupan gizi sejak persiapan kehamilan agar janin berkembang secara optimal dan lahir dalam keadaan sehat. Di awal kehidupannya bayi belum bisa makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Untuk mendukung tumbuh kembang anak, sebaiknya Ibu memberikan ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan. Kandungan gizi pada ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Pastikan Ibu dalam keadaan bugar dan sehat saat menyusui. Tetaplah berolahraga dan makan makanan bergizi seimbang selama menyusui agar produksi ASI terjaga dan asupan gizi bayi terpenuhi. Pemberian ASI secara eksklusif selain baik untuk bayi juga mempunyai manfaat untuk Ibu. Dengan memberikan Asi, tubuh Ibu bisa segera kembali langsing seperti semula, menunda menstruasi, dan menciptakan bonding atau kelekatan dengan bayi yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak kelak.

Selain pemenuhan gizi, bayi juga memerlukan tidur yang cukup agar tumbuh kembang anak berjalan optimal. Di bulan pertama kelahirannya, pola tidur bayi belum teratur. Bayi masih sering sulit tidur di malam hari sehingga Ibu mengalami kelelahan. Untuk menghindari hal ini, Ibu perlu mengetahui cara menidurkan bayi yang tepat agar jam tidurnya terpenuhi dan Ibu mempunyai waktu istirahat yang cukup.

Lalu bagaimana perkembangan bayi berumur 1 bulan? Ibu yang baru melahirkan anak pertama biasanya merasa kerepotan untuk merawat bayi yang baru lahir. Ibu mungkin belum mengerti apa saja yang harus dilakukan karena bayi juga masih menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Perubahan kondisi di dalam rahim dan lingkungan luar membuat bayi mulai beradaptasi secara alami. Pada bulan pertama, bayi mengalami perkembangan baik fisik, motorik, sensorik maupun emosi. Pada minggu pertama setelah lahir, bayi akan mengalami penurunan berat badan. Ibu tak perlu cemas karena bayi mengalami kehilangan cairan tubuh lewat keringat dan air seni. Namun pada minggu kedua bayi akan kembali ke berat awal saat lahir dan bahkan meningkat. Biasanya selain fisik, perkembangan motoriklah yang paling diperhatikan. Perkembangan motorik yang bagus menunjukkan tumbuh kembang anak berjalan sempurna. Perkembangan motorik bayi usia 1 bulan, antara lain :

  1. Pada usia 1 hingga 4 minggu, perkembangan motorik ditunjukkan dengan gerakan menghisap yang sangat baik akibat reflek ketika masih dalam rahim. Karena itu bayi Ibu bisa menghisap susu dari payudara dengan baik atau bahkan susu dari botol. Gerakan menghisap ini bahkan telah terlihat saat bayi baru lahir dan menjalani inisiasi dini.
  2. Bayi akan membuat gerakan reflek yaitu membuka jari-jari tangannya ketika Ibu mencoba untuk mengusap kepalanya.
  3. Terkadang kaki bayi mulai melakukan gerakan seperti melangakah dan ini dipercaya karena bayi Ibu sebenarnya sudah mulai ingin berjalan. Naluri untuk melangkah ini adalah  reflek yang normal.
  4. Bayi akan reflek menggerakan telinga dan mata pada sumber suara yang mengejutkan atau sedikit keras. Bahkan bayi sangat peka terhadap suara yang lembut karena itu ada bayi yang sensitif dan selalu terbangun ketika mendengar suara. Pada saat terkejut bayi akan tersentak ditandai dengan merentangkan kedua tangannya dan membuka genggamannya.
  5. Beberapa bayi mulai sangat peka terhadap sinar atau cahaya lampu yang terang. Mereka bisa menggerakkan bola mata secara refleks jika terkena cahaya.
  6. Pada usia 1 bulan pertama, bayi Ibu sudah bisa memutar kepala pada saat dalam posisi tengkurap, tetapi leher bayi belum cukup kuat untuk menopang kepala dengan posisi tegak. Ibu harus tetap menopang kepalanya dengan tangan sewaktu mengangkatnya.

Nutrisi juga sangat penting untuk tumbuh kembang anak, ya. Ibu harus benar-benar memilih asupan makanan yang baik dan sehat agar ASI Ibu terjaga kualitasnya. Demikian pula dengan kondisi kesehatan Ibu, oleh karenanya selalu rutin melakukan olah raga ringan pasca melahirkan dan tetap beristirahat yang teratur.