Penyebab Putus Sekolah

Baruterus.com – Sekolah memiliki peran yang penting bagi setiap individu untuk mendapatkan bekal berupa pendidikan dan pengetahuan. Pendidikan adalah hal yang wajib yang harus di dapatkan oleh setiap anak di Indonesia. Bagaimana tidak, pendidikan bisa dikatakan menjadi modal utama untuk bisa menjalani kehidupan ini. Melalui sekolah, anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan (formal) yang dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Seharusnya pendidikan melalui bangku sekolah ini menjadi kebutuhan pokok yang wajib untuk di penuhi setiap orang tua kepada anak dan menjadi tanggung jawab negara. Akan tetapi, nyatanya masih banyak orang khususnya orang tua yang belum menyadari sepenuhnya mengenai pentingnya sekolah dan pendidikan sehingga tingkat putus sekolah di Indonesia masihlah sangat tinggi.

Apa sih faktor penyebab masih tingginya angka anak putus sekolah?

Indonesia menjadi salah satu negara dengan nilai angka anak putus sekolah yang masih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain. Dengan pendidikan seperti yang diketahui bahwa tingginya angka anak putus sekolah di Indonesia bukan tanpa alasan. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka anak putus sekolah. Mari kita simak satu per satu faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi masih tingginya angka anak putus sekolah di negeri kita tercinta ini.

  • Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan.

Faktor pertama dan utama yang menjadi penyebab masih tingginya angka anak putus sekolah di Indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan anak-anak mengenai pentingnya pendidikan di bangku sekolah. Banyak yang beranggapan bahwa tujuan dari sekolah hanya sekedar untuk mendapatkan ijazah yang nantinya digunakan sebagai sarana memperoleh pekerjaan. Padahal nyatanya tidak. Masih banyak tujuan dan manfaat lainnya yang dapat kita peroleh melalui sekolah. Seperti, membentuk karakter dan kepribadian yang baik, mendidik anak bukan hanya agar cerdas melainkan berbudi pekerti yang baik.

  • Fasilitas yang kurang memadai

Faktor lain yang juga menjadi alasan banyak anak yang putus sekolah ialah fasilitas pendidikan dan sekolah yang belum cukup memadai. Seperti yang kita tahu bahwa masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang belum lengkap fasilitas pendidikannya. Untuk menjangkau sekolah pun masih susah karena akses jalan yang sulit untuk dilalui. Atau tenaga pendidikan yang tidak mencukupi menjadi salah satu indikator penyebab masih banyak anak-anak Indonesia yang putus sekolah.

  • Kondisi ekonomi keluarga yang kurang.

Faktor ekonomi sepertinya menjadi indikator penting yang sering kali menjadi penyebab mengapa banyak anak-anak yang putus sekolah. Dengan alasan ekonomi keluarga yang kurang mencukupi menyebabkan anak enggan untuk meneruskan pendidikannya dan lebih memilih untuk bekerja membantu perekonomian keluarga. Alasan ini memang tidak dapat dipungkiri karena seperti yang sudah diketahui bahwa angka kemiskinan di Indonesia cukup tinggi hal ini juga memberikan dampak yang tidak baik terhadap masa depan pendidikan anak-anak.

  • Pergaulan yang negatif

Jika anak menjadi malas untuk sekolah, maka orang tua perlu melihat dan meneliti pergaulan sang anak. Mengapa? karena pergaulan juga bisa menjadi alasan atau penyebab anak tidak mau melanjutkan pendidikannya. Pergaulan yang kurang baik menjadikan anak malas untuk belajar dan sekolah.

Sebenarnya masih ada banyak faktor-faktor lain yang mungkin melatarbelakangi terjadinya kasus anak putus sekola di Indonesia. Akan tetapi, keempat hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi kita semua untuk setidaknya dapat mencegah dan mengurangi tingginya angka anak putus sekolah di Indonesia. 

Image Source: beastudiindonesia.net