Libatkan suami dalam kelahiran
Image Source: tuckahoechiro.com

Baruterus.com – Kita tidak tahu kapan tepatnya Ibu akan melahirkan. Walaupun dokter sudah memprediksikannya, namun bisa saja Ibu melahirkan lebih cepat atau lebih lambat dari prediksi. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya menyiapkan segala keperluan bersalin dari jauh-jauh hari.

Saat ini kematian ibu hamil di Indonesia salah satunya diakibatkan oleh kurangnya peranan keluarga khususnya suami, dalam proses kehamilan, persalinan dan pasca persalinan. Oleh karena itu, Ibu juga sebaiknya melibatkan suami saat proses benah-benah dilakukan, supaya suami siap dan siaga membantu Ibu saat melahirkan.

Selain menyiapkan barang-barang keperluan bersalin, jangan lupa juga menyiapkan rumah Anda dan diri Ibu untuk menyambut sang buah hati.

Calon Ibu di seluruh dunia biasanya akan mengalami ketegangan yang luar biasa saat akan melakukan persalinan.  Pada kondisi seperti ini, suami tidak hanya bertanggungjawab pada persiapan dana persalinan belaka. Suami juga dapat memberi semangat kepada Ibu. Selain memberi semangat kepada ibu, menemani istri selama proses persalinan secara tidak langsung mengajarkan suami untuk bisa lebih menghargai pasangannya.

Terkadang para Ibu terlalu memikirkan persalinan dan kelahiran yang akan dihadapi dan seakan melupakan peran suami. Melibatkan calon ayah sejak dini sejak proses kehamilan sangat berarti bagi suami Ibu. Kebersamaan yang terbentuk sejak masa kehamilan akan membantu ia memahami proses kelahiran bayi kelak dan menyiapkannya menjadi ayah.

Dukungan dan peran serta suami selama kehamilan meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi kehamilan dan persalinan. Hal ini bahkan dapat memicu produksi ASI. Tugas suami yaitu memberikan perhatian dan membina hubungan baik dengan istri, sehingga istri mengkonsultasikan setiap masalah yang dialaminya selama kehamilan. Penelitian yang dimuat dalam artikel ”What Your Partner Might Need From You During Pregnancy” terbitan Allina Hospitals and Clinics (2001), Amerika Serikat, mengatakan keberhasilan seorang istri dalam mencukupi kebutuhan ASI untuk bayinya kelak sangat ditentukan oleh seberapa besar peran dan keterlibatan suami dalam masa kehamilan.

Berikut ini berbagai keuntungan yang akan Anda dapatkan saat melibatkan suami dalam persalinan.

  1. Walau kehadirannya hanya sebatas menemani, memegang tangan istri, mencium dan membisikkan kata-kata yang menghibur tapi hal ini dapat memberikan dorongan kekuatan mental yang ekstra bagi istri. Sampaikan kepada suami untuk selalu mengikuti keinginan Anda saat rasa sakit tersebut mulai terasa. Ini bertujuan agar kondisi psikologis si ibu sedikit lebih rileks.
  2. Ikut bertanggungjawab mempersiapkan kekuatan mental istri dalam menghadapi persalinan.
  3. Sentuhan suami dengan mengusap punggung Anda sangat membantu.
  4. Kehadiran suami, bisa membantu untuk melakukan hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian Anda selam proses kelahiran sambil ikut membantu mengukur waktu kontraksi.
  5. Menjadi titik fokus dan bernafas bersama Anda pada saat kontraksi.
  6. Kehadiran suami dapat memberikan rasa nyaman dan aman pada calon Ibu. Anda mungkin akan berpikiran bahwa diri Anda tidak berjuang sendirian ketika hendak melahirkan anak. Maka dari itu sebaiknya suami berada di sisi istri tercinta ketika proses penting ini.

Jadi jangan ragu untuk melibatkan suami dalam persalinan. Agar suami tidak bingung, alangkah baiknya ajak suami Anda saat periksa ke bidan/dokter maupun saat mengikuti kelas ibu hamil. Suami juga seharusnya belajar dan mengikuti kelas ibu hamil, agar suami tau dan mengerti apa saja yang harus dia lakukan saat mendampingi istri tercintanya bersalin. Dengan demikian saat persalinan suami lebih siap dan sabar mendampingi Anda.