posisi tidur ibu hamil

Baruterus.com – Kehamilan, suatu momen membahagiakan apabila memang ayah dan bunda mengharapkan buah hati dalam hidupnya. Meski membawa begitu banyak senyum dalam hidup kedua pasangan, kehamilan juga menuntut pengambilan keputusan yang bijak. Apa yang bunda makan, lakukan, bahkan hal kecil seperti posisi tidur ibu hamil sekalipun menjadi bahan pertimbangan. Bayangkan saja, posisi tidur yang salah bisa menekan janin terlalu dalam sehingga berakibat hal tidak diinginkan. Tidak hanya keguguran, kecatatan pada kelahiran bisa jadi disebabkan tekanan pada janin yang salah. Bunda bisa kena getahnya, karena kehamilan merubah banyak postur tubuh, menuntut bunda menyesuaikan diri dengan perubahan dibanding melawan.  

Secara medis disarankan agar posisi tidur ibu hamil menghadap ke samping terutama ke arah kiri. Tidak ada yang tahu pasti mengapa harus di arah kiri, dan belum ada penelitian atau studi yang menunjukkan bahwa kiri lebih baik daripada kanan. Selain itu, tekuk sedikit kaki ibu hamil seperti saat duduk hanya saja dalam situasi berbaring. Bila usia kehamilan anda masih muda, memeluk pasangan sambil tidur bisa menjadi pilihan yang tepat. Cuddling atau berpelukan sambil berbaring terlebih dengan orang yang dicintai mampu melepaskan endorphin penyebab rasa bahagia, tentu ibu hamil membutuhkan kondisi psikologis baik. Kala kehamilan anda bertambah tua, menempel pada pasangan tentu bukan lagi memberikan rasa nyaman, mengingat perut anda seolah menjadi tembok penghalang ditambah berbagai rasa tidak nyaman. Bila anda senang mengkoleksi bantal dan guling, kini saat yang tepat untuk memanfaatkan koleksi anda tersebut. Peluk guling di bagian depan, sanggah punggung dengan bantal, dan satu lagi di kepala, dijamin anda tidur aman nyaman dan tenang.

Dapat dimaklumi jika anda mengerutkan dahi membaca saran posisi tidur di paragraf sebelumnya. Semua orang punya posisi tidur favorit.  Bahkan, ilmu psikologis sampai membuat penelitian karakter seseorang berdasarkan posisi tidur yang dipilih. Sebelum ada janin berkembang dalam perut anda, posisi tidur memang seolah hak pribadi manusia yang kurang bisa diatur.  Mungkin tidur tengkurap menjadi posisi favorit banyak orang bahkan anda misalnya. Betapa tidak? Tidur tengkurap tidak hanya membuat badan anda terasa lebih sejuk karena dinginnya lantai langsung mengenai anda, tapi juga membuat badan anda pasrah betul terhadap gravitasi bumi. Sayangnya, usia kehamilan berapapun tidur tengkurap adalah salah satu pantangan posisi tidur ibu hamil. Bila kehamilan anda masih berusia seminggu mungkin anda tidak merasakan apapun meski sama berbahaya dengan saat anda sudah mencapai usia kehamilan 6 bulan lebih.

Mengapa? Berat badan janin akan membebani tulang punggung, otot belakang, dan sirkulasi darah yang mana menghambat aliran darah ke seluruh tubuh anda dan janin. Analoginya sama dengan jalanan yang tertutup tanah longsor, padahal mungkin muatan yang dibawa sangat penting. Janin sangat membutuhkan aliran darah dari anda, tanpanya, calon bayi tidak mampu bertahan hidup. Resiko tidur tengkurap lain termasuk namun tidak terbatas bangun dengan rasa pegal, nyeri otot, sampai dengan bengkak. Dikarenakan aliran darah tidak lancar, banyak perempuan hamil merasa pusing, mencoba duduk malah bisa mengalirkan darah ke otak dan bisa berbahaya. Terakhir, dan sedikit memalukan, anda bisa mengorok keras, bila pasangan anda sudah cukup berisik saat tidur, bisa – bisa anda berdua mengadakan ‘konser ngorok’ tengah malam.

Kualitas tidur sangat disarankan untuk dijaga selama masa kehamilan. Boleh saja posisi tidur ibu hamil benar tapi kalau kualitas tidurnya buruk sama saja bohong. Yang dimadsud dengan kualitas tidur adalah kemampuan tubuh mengembalikan tenaga yang hilang terlepas dari lama atau tidaknya tidur tersebut. Beberapa orang menganggap selama tidurnya lama maka lelap padahal belum tentu. Tidur lama tidak menjamin tubuh segar bugar apabila badan tidak mendapat asupan yang baik. Tubuh yang seolah tidur tapi dalamnya bekerja hanya membuat kualitas tidur buruk. Membawa manusia di dalam perut bukan hal gampang yang bisa semua orang lakukan. Energi yang harus dikorbankan tidak sedikit dan kualitas tidur buruk tentu tidak membantu.

Kopi, misalkan. Minuman berwarna hitam dengan bervariasi beragam ini sukses merenggut hati banyak orang. Kedai kopi seolah beredar dimana – mana di seluruh penjuru dunia, tidak ada matinya. Sayangnya kandungan kafein yang tinggi dalam kopi tidak mendukung ibu hamil tidur nyenyak, malahan hanya membuat bunda kesulitan tidur. Meski bunda terlihat lelap, kopi memacu jantung bekerja terus sehingga badan kesulitan mendapatkan istirahat yang diinginkan. Seenak apapun kopi, dan kebiasaan apa saja yang dimiliki sebelum hamil, usahakan menghindari kopi, atau teh agar anda lebih mudah dan lelap tidur bahkan di pagi hari sekalipun. Anda bisa meminta pasangan untuk selalu mengingatkan agar bunda bisa terus menghindari kopi.

Setiap memiliki tingkat kenyaman berbeda – beda. Saran dan pantangan yang telah diberikan pada artikel ini berdasarkan rata – rata. Dalam artian, dari sekian banyak manusia dalam bumi ini, dipelajari beberapa untuk memperoleh kesimpulan. Apabila anda merasa saran yang diberikan kurang cocok, anda bisa memodifikasinya sendiri. Tentu saja, tidak bisa seenak diri melaksanakan pantangan, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mendapat jawaban lebih pasti mengenai kehamilan anda saat ini. Janin jauh lebih penting apabila anda memilih mengambil resiko hamil. Posisi tidur ibu hamil memang terdengar sepele namun memiliki peran lebih penting dari yang dikira.