nutrisi ibu hamil
Source: ha.onlymyhealth.com

Baruterus.com – Pada saat wanita dalam masa kehamilan, tubuhnya akan mengalami banyak perubahan secara fisik maupun secara hormonal. Sehingga cara Anda untuk menjaga kesehatan tubuh akan sangat berpengaruh pada kesehatan Anda pribadi dan bayi dalam kandungan. Cara paling baik untuk membantu memastikan kesehatan sepanjang masa kehamilan Anda adalah dengan makan makanan dengan gizi seimbang. Makanan yang Anda makan merupakan penyambung hidup atau makanan utama bayi Anda. Jadi sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi ibu hamil. Nutrisi ibu hamil yang tepat dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.

Jadi, apakah Anda sudah mengetahui nutrisi ibu hamil apa sajakah yang diperlukan selama masa kehamilan? Jika belum, artikel ini akan sedikit membantu Anda untuk mengetahui nutrisi yang tepat Anda konsumsi selama proses kehamilan. Dengan mengikuti beberapa panduan nutrisi untuk ibu hamil yang cukup mudah, Anda akan mendapatkan cara yang sehat dalam masa kehamilan.

Selama masa kehamilan kebutuhan nutrisi pada tubuh Anda akan meningkat. Sehingga Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi baik itu mikronutrien maupun makronutrien untuk mendukung kesehatan Anda dan bayi Anda. Mikronutrien adalah komponen makanan yang hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, seperti vitamin dan miniral. Makronutrien adalah nutrisi yang menyediakan kalori atau energi, seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

Tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak mengonsumsi kelompok makanan di atas. Ingatlah bahwa tujuan Anda adalah mengonsumsi berbagai macam makanan selama kehamilan. Seharusnya Anda memilih makanan alami dan rendah lemak daripada makanan olahan cepat saji. Buah-buahan segar, sayuran, protein tanpa lemak seperti daging ayam, ikan, dan kacang-kacangan sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda.

Hal ini tidak berarti Anda harus menghindari semua makanan favorit selama kehamilan. Anda hanya harus menyeimbangkan dengan makanan yang bergizi. Karena makanan yang Anda makan akan sangat mempengaruhi bagaimana tubuh Anda bekerja, kesehatan, pertumbuhan janin, dan energi.

Termasuk nutrisi berikut dalam makanan harian akan membantu memastikan Anda memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama kehamilan.

Protein

Protein pada masa kehamilan sangat menentukan dan memastikan pertumbuhan jaringan pada janin, termasuk otak. Ini juga membantu jaringan payudara dan jaringan rahim Anda tumbuh selama kehamilan. Protein juga membantu dalam peningkatan suplai darah, sehingga lebih banyak darah yang dikirim ke janin Anda.

Anda harus mengonsumsi tiga porsi protein per hari. Sumber protein yang baik meliputi: daging sapi tanpa lemak, kacang polong, daging ayam, ikan salmon, keju, ikan atau seafood yang dimasak sepenuhnya, daging domba, tahu, tempe.

Kalsium

Kalsium membantu membangun pertumbuhan tulang dan gigi bayi Anda dan mengatur penggunaan cairan tubuh.

Wanita hamil membutuhkan setidaknya tiga porsi kalsium per hari. Sumber kalsium yang baik meliputi: susu, telur, yogurt, tahu, keju, kubis. Lebih jelas mengenai kalsium di masa kehamilan Anda bisa klik di sini.

Folat

Folat atau asam folat berperan penting dalam mengurangi risiko cacat tabung saraf atau neural tube. Cacat ini akan mempengaruhi otak bayi dan sumsum tulang belakang seperti spina bifida dan anencephaly.

Saat Anda hamil, Anda memerlukan 600 sampai 800 mikrogram folat. Anda bisa mendapatkan folat dari makanan ini: hati, kacang-kacangan, bayam, selada, lobak.

Zat Besi

Zat besi bekerja dengan sodium, potassium, dan air berguna untuk meningkatkan aliran darah. Hal ini membantu untuk memastikan Anda dan bayi Anda mendapatkan cukup banyak oksigen, serta mencegah terjadinya anemia. Anda harus mendapatkan 27 miligram zat besi per hari. Sumber nutrisi yang baik termasuk: lobak, bayam, selada, kubis, roti, sereal, oatmeal, daging sapi tanpa lemak, seafood, daging ayam.

Selama kehamilan, beberapa makanan dapat berbahaya pada janin Anda yang sedang berkembang. Sehingga Anda harus memastikan daging dimasak dengan matang untuk menghindari paparan toxoplasmosis, salmonella, dan bakteri berbahaya lainnya. Kurangi atau hilangkan minuman berkafein dari asupan harian Anda dan pertahankan olahraga yang wajar selama kehamilan.

Terakhir, selain makan dengan baik, penting juga untuk Anda minum setidaknya delapan gelas air setiap hari. Pastikan juga Anda mendapatkan vitamin prenatal dari dokter Anda untuk memastikan bahwa Anda dan bayi Anda tetap sehat.