Imunisasi BCG
Source: en.brilio.net

Baruterus.com  – Apakah Ibu tahu arti dari imunisasi? Menurut Wikipedia, Imunisasi disebut juga vaksinasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu sesuai dengan jenis imunisasi yang diberikan. Kata vaksinasi (imunisasi) berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi. Diistilahkan demikian karena vaksin pertama dibuat dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi). Prinsip pemberian vaksinasi adalah dengan memasukkan kuman yang telah dilemahkan ke dalam tubuh yang fungsinya untuk menangkal penyakit. Cara pemberian imunisasi dapat melalui suntikan (injeksi) ataupun oral (lewat mulut). Imunisasi bayi adalah salah satu wujud cinta nyata orangtua pada anaknya.

Ibu perlu tahu ada lima imunisasi bayi yang wajib diberikan sebelum usia satu tahun. Kelima jenis imunisasi tersebut adalah Hepatitis, BCG, Polio, DPT, dan Campak. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kelima jenis imunisasi tersebut diwajibkan karena untuk menghindari penyakit yang mengakibatkan cacat hingga kematian. Selain imunisasi wajib, ada pula imunisasi tambahan yang dapat Ibu berikan pada anak agar menambah kekebalan tubuhnya. Imunisasi tambahan tersebut antara lain  Hib, Pneumokokus (PCV), Influenza, MMR, Tifoid, Hepatitis A, Varisela, dan HPV.

Imunisasi BCG termasuk imunisasi bayi yang diwajibkan pemerintah bayi karena mengingat Indonesia masih menjadi negara endemis penyakit TBC. BCG adalah singkatan dari Bacillus Calmette-Guerin yang berfungsi untuk melindungi dari infeksivirus  tuberkolosis (TBC). Pemberian  imunisasi BCG dilakukan pada bayi baru lahir, atau paling lambat diberikan sebelum bayi berusia 3 bulan. Bayi yang akan diberi imunisasi BCG setelah usia 3 bulan  harus menjalani tes tuberkulin terlebih dahulu. Tes ini delakukan karena berkaitan dengan tingginya resiko peradangan lokal yang memicu terjadinya bekas luka serta kemungkinan akan terjangkit penyakit tuberkolosis secara aktif.

Penyakit TBC tidak hanya akan beresiko menginfeksi pada paru-paru, tetapi juga akan menjangkit bagian tubuh lainnya seperti pada ginjal, tulang, sendi, bahkan selaput otak (meninges). Penularan penyakit TBC bisa terjadi melalui udara atau butiran uap air yang telah dikeluarkan seperti bersin, nafas, atau bentuk dari penderita penyakit ini. Dosis pemberian vaksin imunisasi BCG adalah sebanyak 0,05 ml untuk bayi di bawah usia satu tahun. Biasanya penyuntikan imunisasi dilakukan pada lengan bayi bagian kiri atas. Lengan bagian tersebut tidak boleh disuntik vaksin lain, minimal selama tiga bulan.

Setelah mengetahui manfaat imunisasi BCG dan dampak penyakit TBC, apakah Ibu masih ragu untuk memberikan imunisasi pada bayi? Sebaiknya Ibu segera memberikan imunisasi BCG sebelum bayi berusia 3 bulan agar memiliki imunitas atau kekebalan terhadap penyakit TBC yang mematikan. Tak perlu risau dengan berita bohong yang menyatakan vaksin imunisasi berbahaya bagi bayi. Dengan memberikan imunisasi BCG berarti Ibu telah memberi kekebalan pada bayi terhadap penyakit TBC. Pemberian imunisasi bayi dengan lengkap akan memberikan kekebalan terhadap beberapa jenis virus atau penyakit berbahaya.

Perlu diingat selalu bahwa imunisasi BCG adalah salah satu tindakan penting untuk melindungi kesehatan bayi. Yang harus diperhatikan oleh Ibu adalah kondisi bayi sebelum melakukan imunisasi, seperti :

  • Demam tinggi
  • Infeksi kulit
  • HIV positif
  • Pengobatan kanker atau kondisi lain yang memperlemah sistem imunitas
  • Diketahui mengalami reaksi anafilaktik terhadap imunisasi BCG
  • Bayi yang pernah terkena tuberkulosis atau berada di rumah dengan salah seorang anggota keluarga terjangkit tuberkulosis

Jika bayi dalam keadaan-keadaan tersebut sebaiknya tunda dulu imunisasi atau konsultasikan dengan dokter spesialis anak. Pemberian imunisasi akan membuat bayi terhindar dari penyakit berbahaya. Mari ikuti anjuran pemerintah dengan memberikan minimalnya lima jenis imunisasi agar bayi sehat dan tumbuh kembang dengan optimal.