perkembangan janin usia 8 minggu
Image Source: babycenter.com

Baruterus.com – Pada minggu ke-8, pertumbuhan janin biasanya mulai dapat terdeteksi. Perkembangan janin pada usia 8 minggu dapat terdeteksi pada titik-titik berikut, yakni ukuran panjang tubuh, pembentukan anggota-anggota tubuh bahkan hingga sidik jari yang kelak akan menjadi ciri khas setiap manusia.

Perkembangan janin pada usia 8 minggu terdeteksi dengan panjang tubuhnya yang mulai nampak. Ukuran janin, atau dalam bahasa Latin disebut dengan fetus yang berarti janin ibu, biasanya berkisar antara 16-25mm (16 sampai 25 milimeter). Bahkan dalam beberapa kasus lain, panjang tubuh janin ada yang mencapai angka 40mm (40 milimeter).

Selain melalui panjang tubuh, perkembangan janin pada usia 8 minggu biasanya menjadi titik awal dari pembentukan organ tubuhnya. Pada usia 8 minggu, mata, mulut dan hidung sudah mulai terbentuk. Bahkan di sisi lain, tulang-tulang sendi bayi dan sel tulang sudah mulai menggantikan tulang rawan bayi. Selain itu, perkembangan janin pada usia 8 minggu yang cukup unik adalah terbentuknya sidik jari. Sidik jari kemudian menjadi ciri khas setiap manusia, itulah sebabnya mengapa masa ini juga sangat penting untuk dikenali.

Perkembangan janin atau fetus pada usia 8 minggu ini tidak hanya memberi dampak pada tubuh si janin saja, namun juga pada tubuh si Ibu. Bagian dalam tubuh, akan mengalami perubahan sedikit demi sedikit. Misalnya ukuran rahim yang membesar atau leher rahim yang teksturnya menjadi kenyal/lembek.Selain itu tentu saja tidak dapat dihindari terjadinya perubahan hormon/perubahan hormonal.

Biasanya, beberapa gejala mungkin terjadi mengingat perkembangan janin pada usia 8 minggu merupakan fase pembentukan tubuh janin. Gejala-gejala yang umum dialami adalah mual di pagi hari, intensitas buang air kecil/kencing yang semakin tinggi atau peningkatan nafsu makan. Beberapa disebabkan karena adanya perubahan hormon, namun beberapa gejala lain disebebkan karena adanya tekanan yang berasal dari perkembangan janin pada usia 8 minggu.

Gejala mual biasanya baru akan menghilang di minggu ke-14 kehamilan. Selama masa tersebut, tidak perlu khawatir bila Ibu akan jatuh sakit. Tetap jalani rutinitas sehari-hari walaupun intensitasnya lebih ringan. Beberapa tips di bawah ini juga mungkin akan membantu menghilangkan rasa mual :

  1. Mengonsumsi snack atau makanan ringan untuk mengisi perut ketika bangun di pagi hari.
  2. Bila tidak sanggup makan nasi dalam porsi biasanya atau porsi normal, Ibu bisa menyiasati dengan tetap makan nasi sedikit demi sedikit. Asalkan intensitasnya lebih sering.
  3. Konsumsi banyak cairan. Air putih akan membantu, namun tidak ada salahnya menambahkan cairan lain yang lebih bernutrisi. Seperti susu ibu hami atau bahkan jus buah.
  4. Minum secangkir air jahe hangat untuk meredakan rasa mual.

Selain hal-hal tadi, pada perkembangan janin usia 8 minggu atau kehamilan 8 minggu, tetap usahakan untuk berolahraga. Tidak perlu olahraga berat. Lakukan olah raga ringan seperti jalan kaki santai pada pagi hari atau gerakan-gerakan latihan warming-up yang tidak memakan banyak energi.

Intinya, pada usia kehamilan 8 minggu ini hindarilah kegiatan fisik yang melelahkan atau menguras banyak energi. Namun tidak lupa juga si Ibu perlu menjaga asupan gizi agar tetap masuk ke dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan perkembangan janin terganggu atau kesehatan Ibu terganggu. Makan makanan yang bergizi dan asupan cairan yang tidak dikurangi akan menjadi cara efektif untuk tetap menjaga kondisi kesehatan Ibu Hamil.