kelas prenatal
Image Source: parents.mdpcdn.com

Baruterus.com – Proses kehamilan dan melahirkan merupakan kejadian penting bagi seorang wanita. Tahapan kehidupan yang dinantikan untuk menjadi perempuan seutuhnya. Kehamilan dan melahirkan bukanlah keadaan rutin harian, seperti yang dilakukan fungsi organ tubuh lainnya. Untuk itu perhatian khusus harus diberikan pada Ibu yang dalam masa kehamilan hingga pasca proses melahirkan. Sebuah proses yang menandai awal kehidupan yang baru.

Calon Ibu yang sedang menanti buah hati pertama, disarankan mengikuti kelas prenatal. Mengikuti kelas prenatal, bukan bertujuan untuk mengajari tubuh melakukan fungsi-fungsi khusus saat Ibu melahirkan. Sejatinya organ tubuh  mengetahui dengan jelas tugasnya saat Ibu menjalani proses melahirkan. Jadi, tujuan kelas ini lebih kepada mempersiapkan mental calon Ibu dan menghilangkan rasa takut, panik dan tidak berdaya saat menjelang melahirkan.

Didasari faktor tersebut di atas, maka dibentuk kegiatan pendidikan untuk Ibu hamil dan calon Ayah agar siap menjalani kehamilan, persalinan dan perawatan bayi dan Ibu pasca melahirkan. Banyak penelitian menyatakan, calon Ibu yang mengikuti kelas prenatal dapat menurunkan komplikasi pada proses persalinan. Ibu akan mengalami proses melahirkan dengan baik, sikap yang lebih  positif dan lebih sedikit mengkonsumsi obat analgesik. Terutama bila calon Ayah turut berpartisipasi, memberi dukungan dan peduli agar Ibu bersemangat mengikuti kelas persiapan melahirkan ini.

Berikut persiapan yang harus dilakukan sebelum Ibu mengikuti kelas prenatal :

  1. Memilih jenis kelas

Beberapa kelas prenatal sudah dapat diikuti sejak kehamilan timester pertama. Topik yang diberikan biasanya seputar gizi, perkembangan janin, hubungan intim dengan pasangan dan olah raga. Sedangkan kelas lanjutan untuk trimester terakhir menitikberatkan pada proses persalinan dan perawatan Ibu dan bayi pasca persalinan. Jenis kelas umumnya terbagi menjadi tiga, yaitu ; kelas khusus calon Ibu, kelas pasangan dan kelas untuk kehamilan kedua atau lebih.

  1. Memilih penyelenggara

Pilihlah kelas prenatal yang diselenggarakan dan dipandu oleh bidan, dokter kandungan dan dokter anak, perawat bersalin, terapis ahli dan psikolog. Ini bertujuan agar Ibu dan Ayah benar-benar mengetahui dan belajar banyak mengenai proses kehamilan dan kelahiran dari segi medis.

  1. Memilih kelas berdasarkan jumlah peserta

Umumnya kelas terbagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlah peserta. Kelas Group yang terdiri dari 10 hingga 15 pasang peserta. Di kelas group, Ibu dapat saling berinteraksi dengan peserta lainnya mengenai pengalaman selama kehamilan yang mungkin punya cerita berbeda. Yang kedua adalah kelas privat, dalam kelas ini instruktur akan lebih intensif berinteraksi dengan peserta, dan tentunya perhatian lebih terutama pada latihan teknik pernafasan.

  1. Memilih program

Beberapa pilihan program kelas yang paling umum adalah hypnobirthing, gentle birth balance, birth partner. Setiap program yang ditawarkan memiliki cara yang berbeda dalam menangani proses kelahiran, namun tetap mengutamakan kenyaman dan keselamatan Ibu dan bayinya.

  1. Jadwal kelas

Ibu bisa mulai mengikuti kelas saat kehamilan 12 minggu. Cermati jadwal kelas yang akan diikuti, pilihlah yang sesuai tanpa mengganggu aktivitas Ibu dan Ayah, pagi, sore, atau malam hari. Ada pula kelas yang dilakukan selama seminggu penuh.

Pada kelas prenatal, calon Ibu akan mendapat pengetahuan yang relevan mengenai proses melahirkan, jenis kelahiran, prosedur melahirkan, penanganan rumah sakit. Kelas prenatal juga memberikan latihan mempersiapkan tubuh untuk melahirkan melalui senam hamil, latihan relaksasi dan pijat.