kecerdasan anak
Source: AASHA NU ZARNU

Baruterus.com – Setiap anak yang terlahir ke dunia memiliki kemampuan dan kecerdasan tersendiri. Untuk mengetahui potensi yang menjadi kelebihan mereka, kita harus dapat mempelajari kesukaan mereka. Salah satu contoh yang aku lakukan adalah, di masa pertumbuhan mereka, aku memperkenalkan dan membiasakan mereka kegiatan membaca dan mengenal isi dari ceritanya. Tidak hanya itu, aku juga mengajarkan mereka menulis, mewarnai, menggambar dan masih banyak lagi. Intinya, aku ingin mereka mencoba segala kegiatan belajar dan melihat potensi anakku. Sekarang aku menemukan anakku lebih menyukai pelajaran berhitung. Sekalipun sebagai seorang ibu, aku tetap perlu membimbingnya di semua mata pelajaran.

Di dalam bukunya Multiple Intelligence, Howard Garned menyatakan setiap anak memiliki kecerdasan majemuk, bukan satu anak satu jenis kecerdaan. Misalkan, anak-anak tidak hanya memiliki kecerdasan matematis atau bahasa saja.Menurut penelitian beliau, ada 9 bentuk tipe kecerdasan anak dalam diri seorang anak:

  1. Kecerdasan Linguistik

Ketika anak-anak mulai bertumbuh, mereka mulai mempelajari lisan dan tulisan dari orang dewasa. Anak dengan kecerdasan linguistik tinggi akan senang dengan berkomunikasi; baik mendengarkan cerita atau berbicara. Anak seperti ini biasanya mampu belajar bahasa dengan cepat.

  1. Kecerdasan Matematika

Kecerdasan yang satu ini adalah berkemampuan dalam menggunakan logika. Mereka juga sangat sistematis dalam menggunakan angka dan penalaran. Anak-anak biasanya memiliki ketertarikan di dunia berhitung atau matematika.

  1. Kecerdasan Visual

Kecerdasan ini dikaitkan dengan bakat seni khususnya seni lukis dan  seni arsitektur. Biasanya kecerdasan ini selalu berhubungan dengan kanvas, cat air, pensil warna atau bahkan buku gambar. Anak yang memiliki cerdas visual akan lebih senang dengan melihat bentuk jadi dan suka berimajinasi.

  1. Kecerdasan Musikal

Anak-anak yang memiliki kecerdasan musikal tidak berarti mereka mampu bermain alat musik. Mereka sangat peka terhadap lantunan dan mengenai tangga nada dengan tepat. Mereka juga mampu membaca tangga nada dan not balok.

  1. Kecerdasan Kinestetik

Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik selalu aktif bergerak. Mereka senang berolahraga, membangun bangunan seperti lego atau balok kayu. Mereka juga suka kegiatan-kegiatan ekstrim seperti panjat gunung.

  1. Kecerdasan Interpersonal (cerdas sosial)

Kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan merespon situasi kondisi di dalam memberikan gagasan- gagasan. Anda bisa mengenal kecerdasan ini bila Anda melihat anak-anak Anda memiliki banyak teman di sekolah atau di mana saja. Anak yang cerdas seperti ini dapat diandalkan untuk belajar kelompok.

  1. Kecerdasan Intrapersonal (cerdas diri)

Pemilik kecerdasan ini memiliki rasa independen terhadap diri sendiri. Mereka sering terlihat sendiri tetapi mereka senang belajar dengan mempelajari keadaan atau observasi dan memahami apa yang sedang terjadi. Anak yang cerdas intrapersonal sangat mandiri mereka dapat mengambil keputusan secara tepat.

  1. Kecerdasan Naturalis

Anak yang memiliki kecerdasan seperti ini akan senang bermain di alam, tumbuh- tumbuhan dan hewan. Mereka sangat peduli dengan sumber daya, peka terhadap perubahan lingkungan dan senang merawatnya.

  1. Kecerdasan Eksistensi

Kecerdasan ini untuk menjawab persoalan- persoalan terdalam eksistensi manusia dan lebih mengarah kepada filsafat- filsafat hidup.

Untuk menggali potensi anak berdasarkan pelajaran favorit kita perlu memahami kecerdasan-kecerdasan yang tertera di atas. Sejak dini terutama di Golden Age, orang tua sudah perlu menyiapkan tempat belajar yang nyaman ketika mereka berada di rumah untuk memupuk kecerdasan. Marikan kita menggali dan mengembangkan anak kita sesuai dengan bakat dan keinginan mereka, karena setiap anak diciptakan unik dengan kecerdasan yang berbeda-beda.