gaya belajar anak

Baruterus.com –  Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda tergantung karakter dan pembawaan seseorang. Apa yang digemari oleh seorang anak juga akan mempengaruhi metode yang cocok diterapkan pada si anak. Pada umumnya tiap anak berbeda gaya belajarnya, bahkan dua anak memiliki gaya belajar yang sama tapi bisa saja penerapannya berbeda. Itulah yang mempengaruhi gaya belajar anak kita.

Kebanyakan orang tidak menyadari tipe belajar seperti apa, mereka cendrung belajar dengan cara metode yang sudah diterapkan dari zaman dahulu dengan cara yang umum, yaitu hanya menghadap kepada satu media yaitu papan tulis. Sehingga kita sebagai orang tua tidak tau tipe seperti apakah kita dan bahkan tipe anak-anak kita. Dengan mengetahui metode cara belajar kita seperti apa, akan membuat suasana belajar anak lebih efisien dan efektif.

Sebagai orang tua yang moderen dan ingin anak yang cerdas, kita tidak bisa menerima sebuah metode belajar hanya karena kita mempraktekkannya seperti itu. Jadi mari  kita pahami tiga metode belajar anak yang bisa kita terapkan; visual, audio dan kinestetik.

1. Ciri- ciri tipe belajar visual

Tipe belajar visual biasanya lebih memanfaatkan kepada indera penglihatan, biasanya anak- anak seperti ini mereka cenderung menggunakan penglihatanya sebagai alat media yang bersifat eksternal, biasanya mereka menggunakan majalah, poster dan buku. Sedangkan gaya belajar yang bersifat internal adalah dengan menggunakan visual dengan cara imajinasi sebagai sumber informasi.

Anak yang memiliki cara belajar visual biasanya memanfaatkan mata sebagai alat untuk melihat dan menghafal, mereka melihat dan menyimpannya di otak. Dalam hal ini merek biasanya membutuhkan bukti- bukti kongret agar dapat digunakan diperlihatkan. Anak yang suka belajar visual biasanya senang membaca dari pada mendengarkan. Mereka biasanya lebih senang memperhatikan apa yang gurunya sampaikan secara tatap muka, maka anak- anak ini biasanya senang duduk di depan. Supaya apa yang gurunya sampaikan mereka dapat menerima dengan jelas. Didalam kelas anak- anak yang cara belajarnya visual mereka sangat bagus dalam menulis, karena mereka senang mencatat hingga detail- detailnya seperti bentuk dan warnanya.

Dari penjelasan yang sudah disampaikan diatas, biasanya ciri- ciri anak belajar visual yaitu:

  • Lebih mudah mengingat dari pada apa yang didengar.
  • Lebih suka membaca dari pada dibacakan
  • Sangat teliti dan detail akan keteraturan
  • Kurang banyak bicara
  • Lebih mudah mengingat secara verbal dari pada tulisan.
  • Cenderung suka menulis untuk membantu proses mengingat
  • Bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi
  • Kurang pandai berbicara
  • Lebih memahami gambar diagram daripada petunjuk lisan

2. Ciri- Ciri tipe belajar audio

Anak yang memiliki tipe belajar audio gaya belajarnya bersifat external yang adalah mengeluarkan suara atau ada suara. Gaya belajar seperti ini biasanya banyak menggunakan suara atau pendengaran sebagai alat sarana dalam mencapai keberhasilan. Mereka dapat membaca dengan keras, mendengarkan musik, atau dalam kelompok diskusi. Anak yang belajar dengan sistem auditori disebut auditory learner.

Anak yang belajarnya dengan gaya audio biasanya sangat peka terhadap pendengaranya,karena dia sangat mengandalkan telingganya, oleh sebab itu guru-guru dituntut untuk memahami akan kebutuhan setiap muridnya. Anak auditori biasanya sangat cepat dalam menyerap makna yang iya dengar, dalam diskusi kelompok atau ketika guru sedang menerangkan. Bertolak belakang dengan anak visual, anak auditori justru mudah mengingat nama orang tapi sulit memahami wajahnya hanya mudah mengingat ketika ada suara. Saat berkomunikasi pun mereka lebih cendrung banyak mendengar lawan bicaranya daripada melihat.

Dari penjelasan di atas ciri- ciri anak belajar audio :

  • Lebih mudah mengingat apa yang di dengar dari pada yang di lihat.
  • Merupakan pendengar yang baik
  • Cendrung aktif dan senang diskusi
  • Memiliki minat yang baik terhadap musik atau suara.
  • Kurang senang dalam mengarang
  • Kurang memperhatikan hal-hal baru

3. Ciri- Ciri tipe belajar kinestetik

Anak –anak yang memiliki tipe kinestetik biasanya mereka akan lebih sering memanfaatkan  gerakan- gerakan sebagai sarana informasi ke dalam otaknya. Melalui sentuhan bidang objek biasanya mereka lebih cepat paham. Gaya belajar cara seperti ini bersifat eksternal, melibatkan fisik. Belajar kinestika internal menekankan pada kejelasan makna dan tujuan sebelum mempelajari sesuatu hal.

Anak kinestetik biasanya memanfaatkan tangan sebagai alat sentuh dan peraba, sehingga informasi yang di dapat lebih mudah diterima. Anak-anak yang memiliki gaya kinestetik mereka cendrung lebih banyak bergerak dibanding mendengar atau melihat.

Dari penjelasan diatas ciri-ciri anak belajar kinestetik

  • Sangat mudah mengingat dengan apa yang disentuh
  • Lebih sering menggunakan media tertentu
  • Menyenangi olah raga
  • Menyukai praktek atau turun langsung
  • Agak sulit untuk menghafal
  • Mengunakan jari- jari ketika membaca

Sebagai orang tua atau guru kita harus tau anak-anak kita termaksud yang mana, sehingga kita bisa mengarahkannya sesuai dengan tipe dan gaya belajar mereka masing-masing. Alangkah baiknya kita mencobanya.