kekerasan-di-pendidikan

Baruterus.com – Tentu Anda sering mendengar berita kekerasan bukan? Parahnya kini kekerasan telah merambah dunia pendidikan. Banyak sekali kasus dan berita yang memuat aksi kekerasan yang dilakukan di dunia pendidikan. Kekerasan guru dengan murid misalnya, atau kekerasan yang dilakukan oleh antar murid. Ya, tentu sangat miris jika mendengar atau melihat kini banyak sekali tindak kekerasan yang padahal ini sangat bertolakbelakang dengan apa yang sejatinya dilakukan di dunia pendidikan. Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai ‘say no kekerasan dalam dunia pendidikan’ sebagai salah satu upaya untuk mencegah adanya tindakan kekerasan yang terjadi.

Kasus atau berita mengenai kekerasan yang ada di pendidikan ternyata masih tinggi. Hukuman telah dibuat pun dirasa belum cukup efektif mengurangi dan mencegah adanya tindak kekerasan di dalam dunia pendidikan. kekerasan yang terjadi di sekolah tentu mencoreng dunia pendidikan yang sewajarnya berisi tentag instrumen yang mendidik. Lalu apa penyebab dari kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan? setidaknya konflik yang terjadi adalah konflik yang ditimbulkan dari perbedaan dua kepentingan. Bahkan ada yang ditimbulkan karena ada konflik atau masalah pribadi sehingga mendorong terjadinya perkelahian atau kekerasan. Namun tentu solusi dengan melakukan kekerasan bukanlah hal yang tepat dan dibenarkan.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya kekerasan. Dari mulai faktor dan motif ekonomi, faktor emosi seperti malu dan mudah marah, dan faktor lain seperti faktor moral. Faktor-faktor tersebut adalah ternyata banyak sekali menjadi latarbelakang dari munculnya kekerasan di sekolah baik dari guru ke murid atau antar murid. Kualitas pendidikan di Indonesia yang belum memiliki kualitas yang baik menyebabkan pemikiran akan pentingnya pendidikan.

Cara Mencegah dan Mengatasi Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Jika banyak terjadi konflik dan masalah kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan Lalu apa solusi yang tepat untuk mencegah dan mengatasi kasus kekerasan tersebut? jika di tanyakan hal demikian tentu pemerintah sudah gencar dan melakukan beberata tindakan untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam dunia pendidikan. Hukuman telah dibuat bahkan untuk guru yang terbukti melakukan kekerasan pada anak ada hukuman pencopotan jabatan dan ijin untuk menjadi guru. Namun sayangnya, hukuman yang dibuat tak menjadikan efek jera untuk kekerasan yang terjadi. Nah, berikut ini adalah beberapa cara yang dilakukan dari pendekatan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan.

  • Jadi Pendengar Aktif.

Untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan pada anak adalah dengan melakukan pendekatan. Usahakan menjadi guru atau orangtua yang bisa menjadi pendengar aktif. Guru bukan hanya sebagai orang yang mengajarkan ilmu dan pelajaran namun juga menjadi tempat berbagi bagi muridnya. Cobalan untuk mampu memahami yang dirasakan oleh muridnya sehingga dapat memberikan solusi bagi murid yang memiliki masalah.

  • Memberikan Saran Yang Baik

Bukan hanya harus menjadi pendengar yang baik bagi murid namun juga harus bisa memberikan saran yang baik. Ketika murid sudah berani untuk menyampaikan apa yang ia rasakan baik masalah maupun keluh kesah maka sebagai guru hendaknya memberikan nasihat dan pesan yang baik bagi murid. Usahakana untuk bisa memberikan solusi dari permasalahan sang murid. Sehingga murid tidak memilih jalur kekerasan untuk menyelesaikan masalahnya.

  • Tanamkan Karakter Mulia.

Untuk menghindari terjadinya tindak kekerasan baik guru maupun murid maka harus dimulai dengan menanamkan sifat dan sikap serta karakter yang baik. Salah satunya adalah mau untuk menerima dan menghargai perbedaan.

Intinya untuk mencegah dan mengatasi kekerasan terutama dalam dunia pendidikan adalah dengan menanamkan sikap untuk tidak pernah menghina dan menyakiti orang lain baik perkataan maupun perbuatan karena berbeda pendapat atau pandangan. Terimakasih.