makanan ibu hamil
Source: Shutterstock

 

Baruterus.com – Gizi adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh makhluk hidup karena berperan penting dalam pembentukan, pertumbuhan, perkembangan, dan  pemeliharaan organ-organ tubuh.  Nutrisi erat hubungannya dengan istilah zat gizi. Secara umum, nutrisi adalah  zat gizi yang dibutuhkan oleh manusia. Bukan hanya itu, pembicaraan tentang  gizi ibu hamil juga tidak bisa  dilepaskan dari keseluruhan proses pemasukan dan pengolahan zat gizi yang bertujuan untuk kepentingan proses metabolisme. Proses metabolisme ini kemudian akan menghasilkan energi.

Beberapa ahli mengatakan bahwa nutrisi berbeda dengan makanan, sementara yang lainnya  menganggap bahwa nutrisi adalah makanan. Secara sederhana bisa disimpulkan bahwa nutrisi merupakan kandungan yang terdapat dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Akan tetapi, tidak semua zat-zat yang terkandung dalam makanan dapat disebut nutrisi. Berdasarkan jumlah yang diperlukan oleh tubuh, nutrisi dibagi atas 2 klasifikasi, yaitu  makro atau macro nutrient dan mikro atau micro nutrient. Macro nutrient mencakup zat-zat utama yang dibutuhkan untuk pertumbuhan serta proses metabolisme tubuh, misalnya saja karbohidrat, protein, lemak, sertaserat.

Sedangkan micro nutrient adalah  zat-zat pendukung perkembangan serta pemeliharaan tubuh manusia, misalnya saja  vitamin dan mineral.  Kebutuhan gizi setiap orang tidak sama. Hal ini bisa dilihat pada Recommended Dietary Allowance (RDA) atau yang sering dikenal dengan Angka Kecukupan Gizi atau AKG. Pada umumnya pemilihan kebutuhan nutrisi didasari atas umur, berat badan, serta jenis kelamin. Khusus pada perempuan, masa kehamilan sampai menyusui mempunyai kategorinya sendiri. Pada masa kehamilan, pemenuhan kebutuhan nutrisi harus diawasi dengan baik, terutama pada masa-masa awal kehamilan. Trimester satu dan dua dianggap sebagai waktu yang sangat rentan untuk pemenuhan nutrisi bagi janin. Diperlukan banyak substansi nutrisi dalam rangka pembentukan dan pertumbuhan janin.

Nutrisi Ibu Hamil Dalam Bentuk Makro

Janin yang berawal dari zigot memerlukan banyak zat untuk proses pembentukannya menjadi manusia. Nutrisi makro berperan penting dalam pembentukan organ-organ tubuh sam,pai  menjadi manusia seutuhnya. Zat yang memegang peranan penting tersebut yaitu protein. Protein memiliki peran sebagai zat yang menyusun sel-sel tubuh. Terdapat 3 sumber protein, yaitu hewani, nabati, dan susu. Protein hewani diperoleh dari daging, ayam, dan ikan, serta beberapa produk hasil hewani lainnya seperti telur. Sedangkan protein nabati diperoleh dari kacang-kacangan, tempe, serta tahu. Sama pentingnya dengan protein hewani dan protein nabati, protein yang berasal dari dairy product juga berperan aktif untuk penyusunan sel-sel tubuh. Protein dairy product diperoleh dari susu, keju, dan yogurt.

Dari beberapa jenis kacang  yang ada, buncis merupakan salah satu yang mengandung sumber dan protein yang paling banyak dari semua jenis sayuran yang lainnya. Anda sudah tahu protein penting selama kehamilan,  akan tetapi Anda mungkin belum menyadari bahwa serat merupakan asupan gizi ibu hamil yang sangat dibutuhkan. Pada masa kehamilan ibu, saluran pencernaan melambat, mengakibatkan risiko sembelit  serta wasir pada ibu hamil. Serat alami bisa  membantu meringankan wasir pada ibu hamil. Sayuran dan kacang-kacangan juga merupakan sumber yang baik seperti  besi, folat, kalsium, serta seng.

Ubi  juga merupakan sumber vitamin C, folat, serat dan seperti berbagai jenis kacang, ubi murah dan serbaguna. Satu pengetahuan baru tentang manfaat ubi jalar untuk ibu hamil, ubi jalar memiliki warna oranye yang terdiri dari karotenoid, pigmen tanaman yang dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh kita. Walnut adalah  sumber omega 3 alternatif selain ikan dan telur. Omega 3 sangat bermanfaat  untuk perkembang otak pada janin. Sayuran untuk kesehatan kehamilan contohnya yaitu bayam, atau sayuran berdaun hijau lain yang sarat dengan vitamin dan nutrisi, termasuk vitamin A, C, dan K, serta folat yang sangat penting bagi kesehatan ibu hamil.

Mengonsumsi berbagai warna sayur dan  buah seperti warna hijau, merah, oranye, kuning, ungu, putih akan memastikan bahwa Anda dan bayi Anda memperoleh berbagai nutrisi. Setiap kelompok warna yang berbeda memberikan vitamin, mineral, serta antioksidan. Jangan lupa mencucinya terlebih dahulu ya.

Gizi Ibu Hamil Dalam Mikro

Jika gizi makro berperan sebagai pembentuk organ maupun sel janin, maka nutrisi mikro berperan menunjang pertumbuhan tubuh dan organ manusia baru yang sedang dalam proses pembentukan. Asupan nutrisi mikro yang harus selalu diperhatikan ketika kehamilan antara lain:

  • Asam folat

Asam folat berperan dalam pembangunan DNA juga meminimalisasi risiko cacat pada calon bayi. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil adalah paling sedikit  800 mikrogram. Asam folat bersumber dari biji-bijian, sayuran, serta kacang-kacangan.

  • Kalsium

Kalsium memiliki peran untuk pembentukan dan penguatan tulang. Kekurangan kalsium pada janin bisa menyebabkan penyerapan kalsium pada ibu yang kemudian bisa  menyebabkan osteoporosis pada ibu. Kebutuhan kalsium pada ibu hamil yaitu  1.000 miligram per hari. Kalsium bersumber dari serealia, dairy product, sayuran, serta ikan.

  • Vitamin D

Vitamin D berperan untuk penunjang dalam kesehatan tulang janin. Keperluan vitamin D per hari adalah 600 IU dalam perhitungan International Unit. Vitamin D bersumber dari ikan, telur, susu, dan sinar matahari. Dalam hal ini, dianjurkan ibu hamil untuk secara teratur keluar rumah agar memperoleh  sinar matahari yang cukup.

  • Zat besi

Zat besi merupakan gizi ibu hamil  yang berperan dalam pembentukan sel darah merah, baik untuk  ibu ataupun janin. Kebutuhan zat besi yaitu minimal 27 miligram per hari. Zat besi bersumber dari ayam, daging, ikan, serta sayuran hijau. Asupan zat besi perlu diperhatikan karena bisa  berdampak ke sulitnya plasenta untuk lepas secara alami hingga bisa menimbulkan perdarahan jika kurang.