Bayi tumbuh gigi
Source: www.pixabay.com

Baruterus.com – Dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan normal, biasanya  bayi tumbuh gigi muncul pada periode awal makan. Nah, pada usia berapa sebenarnya momen ini terjadi?
Perlu Ibu ketahui, tidak ada patokan pasti, kapan bayi akan tumbuh gigi. Setiap bayi akan memiliki masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, namun biasanya pertumbuhan gigi bayi pertama kali dimulai saat usia antara 4 bulan hingga 1 tahun, namun kadang pula ada yang lebih dari itu bahkan kurang. Rata-rata pada usia 6 bulan gigi bayi sudah mulai kelihatan. Jika sudah 1 tahun lebih masih belum ada tanda-tanda tumbuh gigi, tidak ada salahnya jika Ibu mengajak buah hati Anda ke dokter gigi. Lebih baik lagi jika ke dokter gigi spesialis gigi bayi (paedodontics / pediatric dentist).

Kebanyakan orang tua berpikiran jika si bayi terlambat tumbuh gigi, maka ini kemungkinan disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi tertentu seperti kalsium atau vitamin. Sehingga kemudian bayi diberikan suplemen-suplemen, yang mungkin sebenarnya tidak ia butuhkan. Sebenarnya pemberian vitamin atau zat tertentu untuk memacu pertumbuhan gigi tidaklah selalu benar. Bahkan jika dilakukan tanpa anjuran dokter bisa membahayakan kesehatan si kecil. Terutama bila suplemen ini diberikan secara berlebihan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya tumbuh gigi pada bayi. Berikut 4 faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya tumbuh gigi pada seorang bayi.

Genetik atau keturunan

Sebagian besar tumbuhnya gigi pertama dipengaruhi oleh faktor genetik dan berhubungan dengan ayah atau ibunya saat masih kecil. Biasanya jika ayah atau ibunya terlambat tumbuh gigi, ada kemungkinan bayi akan mengalami hal yang sama. Bayi yang orang tuanya dahulu usia setahun belum punya gigi, kemungkinan besar si bayi juga umur setahun belum punya gigi. Tentu jika bicara keturunan ini tergantung gen mana yang lebih dominan, ayahnya atau ibunya. Bisa juga si bayi punya karakter sendiri namun biasanya tidak jauh dari orang tuanya.

Asupan nutrisi

Nutrisi berpengaruh pada pertumbuhan gigi adalah kalsium, fosfat, dan vitamin D. Ketika si bayi mendapatkan asupan kalsium, fosfat, dan vitamin D yang cukup, maka tumbuh giginya biasanya akan sesuai atau normal. Wujudnya bisa berupa susu, telor, ikan, dan daging. Biasakan juga bayi berjemur di bawah sinar mentari pagi meskipun tidak terlalu lama.

Tekstur makanan

Sejak lahir hingga 6 bulan, bayi sebaiknya hanya minum ASI saja. Setelah itu baru diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Nah pada saat pemberian MPASI ini usahakan teksturnya bertahap, mulai dari yang halus pada usia 6 bulan, dan semakin bertambah usianya maka dibuat makin kasar dan makin kasar, hingga nanti bisa mengunyah makanan padat seperti pada orang tua. Nah, tekstur makanan ini juga dapat memberikan rangsangan pada proses pertumbuhan gigi.

Teether atau gigit-gigitan

Nah, bayi yang usianya 3 bulan ke atas biasanya sudah mulai suka menggigit-gigit. Maka berikan dia mainan untuk digigit-gigit atau biasa disebut dengan teether. Namun perlu dicatat bahwa teether yang digunakan haruslah selalu dalam kondisi bersih. Kegiatan menggigit-gigit ini ternyata dapat juga merangsang pertumbuhan gigi.

 

Demikianlah faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya bayi tumbuh gigi. Perlu Ibu ingat untuk tidak memberikan suplemen-suplemen tertentu tanpa anjuran dari dokter ahli. Jangan sampai ketidaktahuan kita malah membawa dampak buruk bagi sang buah hati. Ketika gigi bayi sudah tumbuh, jangan lupa untuk menjaga kesehatan gigi si Kecil.