kapan bayi bisa duduk

Baruterus.com – Perkembangan anak mengandung banyak misteri dalam benak orang tua. Pertanyaan seperti kapan bayi bisa duduk bisa muncul dengan alasan yang cukup wajar. Setiap kali, bayi berhasil melalui satu tahap, berarti bayi semakin dekat menuju pertumbuhan selanjutnya. Bayi ayah dan bunda semakin maju menuju kedewasaan. Dukungan orang tua juga menjadi hal penting. Tidak hanya dukungan secara materi serta fisik namun juga pengetahuan. Ketidak tahuan bisa membawa kesengsaraan pada si kecil. Inisiatif anda sehingga sampai pada artikel ini merupakan bentuk kasih sayang pada si kecil dan sebaiknya dibaca serta dipahami sampai habis supaya keputusan yang diambil nantinya berdasar ilmu pengetahuan.

Tahap awal memang bayi tidak akan terlihat seperti duduk malah cenderung seperti bayi sedang menaruh beban badan ke perut. Wajar saja, bayi memulai langkah awal duduk dengan menyeret badan ke belakang hingga nyaris membentuk posisi duduk. Perlahan tapi pasti punggung bayi akan lurus dengan sendirinya bahkan jika anda tak pernah membantunya sekalipun. Kesabaran adalah kunci dalam mendukung si kecil duduk sendiri. Tidak perlu meremehkan kemampuan anak kecil, terkadang kemauan justru menjadi kunci si kecil tetap berkembang lebih maju. Orang tua terkadang hanya ada untuk mengawasi bayi tidak masuk ke dalam jurang, namun membiarkan anak memahami bahwa jurang bisa membunuhnya. Gampangnya, anak harus bisa belajar sendiri tanpa kekhawatiran orang tua yang bisa jadi menghambat perkembangan anak.   

Memang, ketika bayi duduk pertama kali, hal ini akan memberi ‘pandangan’ baru bagi bayi. Seolah olah dunia yang dulu ia kenal tidak sama lagi, seperti membuka cakrawala baru di pikiran bayi. Hal inilah yang mendorong bayi untuk segera belajar merangkak, hingga berjalan dengan tegap. Dalam pikiran bayi mengalir naluri manusia yang biasa kita kenal dengan rasa ingin tahu dan penasaran. Kapan bayi bisa duduk sendiri tidak hanya ada di benak orang tua namun juga bayi secara tidak langsung penasaran akan kah datang hari dimana aku duduk bersama mereka seperti orang yang sudah besar ? seperti anak yang kuat ? Seperti ayah dan bunda bercengkrama bersama ?

Seperti yang telah digambar di paragraph atas, bayi mulai terdorong belajar duduk ketika dirinya sudah bisa menggulingkan badan sampai mampu merangkak sendiri. Berguling atau merangkak adalah indikasi apabila tulang bayi sudah bertambah kuat. Pada usia 4 bulan, otot leher sudah cukup kuat untuk menopang kepala, anda bisa menyadari hal ini jika bayi sudah mulai tertatih tatih mencoba mengangkat kepalanya sendiri, mungkin akan banyak terjadi ketika bayi berbaring diatas anda atau ketika anda menggendong bayi. Si kecil biasanya akan tertarik untuk mengintip atau sekedar menatap anda dengan mengangkat kepala. Cobalah sering – sering mendekap bayi dekat dada anda agar bayi cenderung mencari keberadaan ibunda atau ayah dengan mengangkat – angkat kepala.

Langkah selanjutnya adalah bayi akan mencoba untuk mengangkat badan. Anda akan sering melihat si kecil menyeret badan agar nyaris seperti posisi duduk. Disinilah peran anda masuk, usahakan jangan buru buru membantu bayi ketika malaikat kecil anda tengah berusaha mengangkat badan, jika hal ini dilakukan bayi akan merasa ia tidak perlu berusaha, toh bunda atau ayah akan datang menolongku, ujung ujungnya tindakan ini malah menghambat perkembangan bayi. Tahan diri anda untuk tidak terburu – buru membantu si kecil. Perhatikan saja tingkah laku bayi dan hanya dekati jika memang bayi sudah dalam ambang bahaya. Kalau perlu, sediakan bantal di sekeliling tempat bermain bayi agar aman meskipun mata anda tidak awas sekalipun. Bantal mampu meredam rasa sakit agar tidak menimbulkan traumatis.

Salah satu hal yang bisa dilakukan guna mendorong percepat proses bayi duduk adalah membeli beragam mainan gantung dengan warna warna menarik dan mencolok seperti warna merah, kuning terang, dan biru cerah. Warna warna tersebut adalah warna yang bisa dilihat dan ditangkap oleh bayi dengan cepat pada rentan usia 1 sampai  4 bulan. Mainan yang mengeluarkan suara menarik perhatian seperti lagu anak anak juga sangat bagus. Tujuan dari mainan mainan tersebut adalah menarik perhatian bayi agar mau melihat ke atas, alias mengangkat kepalanya. Mengangkat kepala bagi bayi membutuhkan tenaga seluruh badan sehingga tentu akan membuat bayi seperti berolah raga kecil. Menciptakan permainan yang mampu memancing bayi melihat ke daerah atap atap rumah juga ide yang bagus, ditambah, cara ini membuat anda bisa berkomunikasi dan berhubungan baik dengan bayi.

Meskipun sudah ada penelitian yang memperkirakan umur bayi bisa duduk, bukan berarti orang tua lantas berpegang teguh pada pendapat tersebut. Setiap anak memiliki masa perkembangan tersendiri dimana bisa jadi anak anda lebih cepat atau lebih lambat. Hanya karena struktur tulang sudah lebih siap bukan menjadi alasan bayi akan mampu duduk sendiri seketika. Tidak perlu memaksa bayi dengan kasar agar lekas duduk sendiri. Justru, kekhawatiran boleh muncul apabila bayi tidak kunjung mampu duduk atau menunjukkan tanda awal duduk seperti mengangkat kepala sama sekali. Bisa jadi, alasan bayi tidak mampu mengangkat kepala karena ada yang salah dengan kondisi tulang bayi. Jikalau hasil pemeriksaan dokter tidak menunjukkan bahaya apapun, maka kapan bayi bisa duduk hanya menunggu waktu bayi benar – benar siap terlepas dari standar yang ada.