flu perut pada bayi
Source: NewKidsCenter

Baruterus.com –  Perubahan cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini tidak hanya membawa perubahan yang signifikan terhadap lingkungan, tetapi juga membawa banyak bibit penyakit. Mungkin untuk orang dewasa tidak terlalu berpengaruh, tetapi tidak untuk bayi. Penyakit ringan baginya bisa menjadi salah satu sebab kematian jika tidak ditangani dengan benar, salah satunya bila dia terserang flu perut pada bayi.

Penyakit ini bagi bunda mungkin saja terdengar asing. Namun, sebenarnya penyakit ini cukup sering terjadi pada bayi di Indonesia.

Jika si kecil menunjukkan gelaja seperti diare, muntah, sakit perut, demam tinggi hingga dia menggigil, dan juga sakit kepala. Bisa jadi dia terkena flu perut atau gastroenteritis. Gejala ini bisa saja ringan atau bahkan parah, bisa terjadi hanya beberapa jam atau bahkan berhari-hari, semua tergantung dari kekebalan tubuhnya. Dan menjadi berbahaya jika tidak segera ditangani.

Untuk lebih jelasnya tentang penyakit ini, coba bunda simak ulasan berikut!

Penyebab Flu Perut

Menurut Mayo Clinic Staff, meskipun diberi nama flu perut atau gastroenteritis penyakit ini tidak sama dengan flu atau influenza. Penyakit flu hanya akan mempengaruhi saluran atau sistem pernapasan (hidung, tenggorokan, paru-paru), sedangkan gastroenteritis adalah suatu penyakit yang menyebabkan radang selaput pencernaan. Penyebabnya pun berbeda, flu disebabkan oleh virus influenza sedangkan gastroenteritis bisa terjadi akibat dari virus, bakteri, maupun parasit.

Penyebab flu perut yang utama adalah virus. Virus yang menjadi penyebabnya salah satu dari virus ratovirus, adenovirus, calivirus, astrovirus, dan norovirus.

Gastroenteritis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Salmonella, Shigella, Staphylococcus, Campylobacter, atau E. coli. Dan terakhir bisa juga disebabkan oleh parasit seperti giardia.

Penyebab Bayi Bunda Terkena Flu Perut

Virus penyebab flu perut bersifat menular. Bayi bunda yang terkena flu perut mungkin saja telah memakan sesuatu yang terkontaminasi oleh virus tersebut atau berbagi peralatan makan dengan orang yang sudah terjangkiti oleh virus tersebut dan bunda tidak menyadarinya. Karena terdapat beberapa virus yang tidak menunjukkan gejala jika sudah menginfeksi.

Jika bakteri atau parasit yang diduga menyebabkan bayi bunda menderita flu perut, mungkin saja dia telah mencerna makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Cara lain bayi bunda bisa menderita penyakit ini adalah kontak langsung dengan kotoran yang terinfeksi kemudian bayi bunda memasukkan tangannya ke mulut. Terdengar kotor, tetapi mungkin saja terjadi.

Ingat bunda, penyebab flu perut ini semua bersifat mikroskopis atau tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Sehingga bunda harus lebih berhati-hati dengan berbagai kemungkinan penyebab masuknya bibit penyakit itu ke dalam tubuh si kecil. Selalu mencuci tangan si kecil sebelum dan sesudah makan atau minum wajib untuk dilakukan, jangan lupa juga untuk memastikan peralatan makan dan minumnya bersih, serta makanan dan minuman yang dia konsumsi dimasak dengan benar.

Penanganan untuk Bayi dengan Flu Perut

Jika bayi bunda sudah menunjukkan gejala flu perut, maka segera bawa dia ke dokter atau rumah sakit. Terlebih jika dia telah muntah lebih dari dua hari, terdapat darah pada fesesnya, atau bayi bunda sangat rewel, demam (panduan umum untuk demam adalah 38oC jika bayi berusia kurang dari 3 bulan; 38,33 oC jika dia berusia antara 3 dan 6 bulan; dan 39,4 oC atau lebih tinggi jika dia berusia 6 bulan atau lebih), dia menunjukkan tanda-tanda dehidrasi; penurunan buang air kecil, kulit keriput, mata cekung, sering kehausan, bibir kering, terus menangis tapi tidak keluar air mata.

Setelah dibawa ke dokter dan tes darah atau feses menunjukkan infeksi bakteri atau parasit yang menyebabkan flu perut pada bayi maka dokter akan memberikan antiobiotik.

Bunda jangan khawatir. Dalam beberapa hari si kecil akan kembali ceria seperti sedia kala.