jadwal makan bayi 6 bulan

Baruterus.com – Ibu harus memperhatikan jadwal makan bayi 6 bulan. Jangan sampai si kecil kelaparan karena ibu tidak mengetahui kapan waktu si kecil harus makan.

Apakah sama dengan orang dewasa? Tentu saja beda. Jika orang dewasa makan 3 kali sehari, bayi usia 6 bulan hanya perlu makan dua kali saja. Selebihnya, bayi mendapatkan asupan gizi dari minum ASI.

Ingat ya bu, walaupun si kecil sudah mendapatkan MPASI atau makanan pendamping ASI, tetap saja ibu harus memberikan ASI. Dan sebaiknya pemberian ASI ini dilakukan hingga usia si kecil 2 tahun. Setelah itu, justru pemberian ASI tidak disarankan. Ibu harus menghentikan pemberian ASI atau orang jawa sering bilang disapeh.

Jadi, kapan jadwal makan bayi usia 6 bulan?

Bayi 6 Bulan Makan Dua Kali

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jadwal makan bayi cukup dua kali saja, yaitu di pagi hari dan di sore hari.

Di pagi hari, menu MPASI bisa ibu berikan pada jam sekitar 8-9. Sementara itu, di sore hari, MPASI sebaiknya diberikan sebelum jam 5. Dikhawatirkan bayi ibu sudah merasa lelah dan mengantuk sehingga ia tidak jadi makan. Akhirnya, ia akan merasa lapar pada waktu tengah malam. Inilah yang sebenarnya menjadi salah satu penyebab bayi rewel di malam hari.

Untuk selain waktu makan, ibu harus memberikan ASI. Dan sangat disarankan agar ASI diberikan di pagi hari sebelum ibu memberikan menu MPASI. Dan sebaiknya ada jarak antara minum ASI dengan makan. Jika jaraknya terlalu dekat, bayi ibu tidak akan mau makan karena sudah merasa kenyang setelah minum ASI. Akan lebih baik jika jarak antara pemberian ASI dan menu MPASI sekitar 1,5 jam.

Bagaimana jika bayi merasa lapar di siang hari? Selain memberikan ASI, ibu juga bisa memberikan cemilan yang sehat seperti biskuit. Namun, pastikan biskuit yang ibu berikan tanpa ada rasa sama sekali. Dikhawatirkan biskuit yang ada rasanya mengandung gula yang sebenarnya kurang baik untuk kesehatan bayi 6 bulan.

Begitu juga ketika malam hari. Ibu tidak perlu memberikan menu MPASI lagi. Jika bayi rewel karena lapar, ibu hanya perlu memberikan ASI. Si kecil masih bayi dan masih membutuhkan ASI dalam jumlah yang banyak.

Jadi, sekarang ibu sudah tahu jadwal makan bayi 6 bulan, bukan? Tinggal ibu mencaritahu makanan apa yang terbaik untuk dijadikan menu MPASI.

Menu Makanan Yang Dianjurkan Untuk Bayi 6 Bulan

Sebenarnya tidak ada batasan menu makanan seperti yang harus ibu berikan untuk si kecil. Asalkan menu makanan tersebut bergizi dan higienis, itu adalah menu yang baik untuk sang buah hati ibu.

Hanya saja, dokter bayi menyarankan agar membuatkan menu MPASI yang mengandung besi yang tinggi. Ibu tahu mengapa?

Saat usia bayi mencapai 6 bulan, pada saat itulah bayi sudah mulai usil. Ia mencoba bergerak dari tempat satu ke tempat lain entah dengan cara apapun, mulai dari berguling hingga merangkak. Pada saat itu, bayi membutuhkan energi yang cukup banyak.

Sayangnya, banyak bayi usia 6 bulan yang terlihat lemas. Meskipun orang tuanya sudah memberikan makanan sesuai dengan jadwal makan bayi usia 6 bulan, bayi tersebut tetap terlihat lemas dan tidak bertenaga.

Ibu tahu mengapa? Kasus seperti ini sering terjadi disebabkan oleh pemberian menu makanan yang kurang tepat. Yang harus ibu lakukan adalah memberikan menu makanan yang mengandung besi. Ini merupakan mineral yang berfungsi penting dalam mengikat serta membawa oksigen ke paru-paru. Ibu tahu kan bagaimana jika distribusi oksigen terganggu? Organ-organ tubuh yang lain pun akan terganggu sehingga badan terlihat lemah dan lesu.

Tidak sulit mendapatkan bahan makanan yang mengandung besi. Dalam ilmu kesehatan, makanan yang mengandung besi dibagi menjadi dua kategori; yaitu heme dan nonheme. Heme merupakan besi yang berasal dari hewan seperti daging sapi dan daging ayam. Sementara itu, nonheme merupakan besi yang berasal dari sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Ibu bisa coba resep tim daging sapi ini untuk bayi.

Mana yang harus ibu berikan? Sebenarnya dua jenis makanan tersebut bisa ibu berikan untuk si kecil. Hanya saja, sebaiknya ibu lebih banyak memberikan sayuran hijau. Selain bayi mendapatkan asupan berupa besi, bayi juga terhindar dari masalah pencernaan yang biasanya ia alami saat awal-awal mendapatkan menu MPASI. Pasalnya, di dalam sayuran hijau, terdapat juga kandungan berupa serat yang akan menjaga sistem pencernaan selalu baik.

Perlukah Menambahkan Susu Formula?

Saat usia bayi 6 bulan, memang bayi sudah tidak hanya boleh mendapatkan ASI. Ia sudah harus mulai dikenalkan dengan makanan yang sedikit lebih kasar. Hanya saja, bukan berarti ibu boleh memberikan susu formula. Dokter anak menyarankan agar tidak memberikan susu formula jika ASI ibu keluar masih kurang deras. Sebaiknya ibu lebih fokus menjaga kesehatan ibu agar kuantitas ASI ibu terjaga.

Ibu baru boleh memberikan susu formula ketika si kecil sudah beranjak balita. Untuk sekarang ini, ibu fokus saja mencari menu MPASI. Semakin bervariasi menu MPASI yang ibu berikan, maka itu semakin bagus. Banyak menu yang bisa ibu coba mulai dari buah-buahan, sayuran, kacang merah, oatmeal, dan lain sebagainya. Yang pasti, menu yang ibu berikan mengandung nutrisi yang baik untuk bayi, terutama besi. Selain itu, patuhi juga pemberian menu MPASi sesuai dengan jadwal makan bayi 6 bulan.