anak usia 4 tahun
Source: Reading Horizons

Baruterus.com – Anak usia 4 tahun mulai memperkuat keterampilan-keterampilan lama sambil sekaligus mempelajari keterampilan-keterampilan baru dengan pesat. Pada usia ini, anak umumnya lebih aktif, berenergi dan suka bergaul. Mereka sudah menumbuhkan kepercayaan diri dalam hal berkomunikasi, melakukan kegiatan fisik, hingga kegiatan yang berhubungan dengan seni dan imajinasi misalnya menggambar.

Anda mungkin tidak terlalu menyadari, tapi kini anak Anda telah menjadi semakin mandiri. Kreativitas, kontrol diri, dan kemandirian mereka telah semakin berkembang. Mereka kini senang bermain lama-lama dengan mainannya, selalu ingin mencoba hal-hal baru dan bisa mengungkapkan perasaan mereka dengan lebih baik.

Sebagai orang tua, Anda harus terus memerhatikan pola interaksi dengan buah hati. Jangan sampai anak yang kian beranjak besar dan mandiri jadi menjauh gara-gara terlalu banyak interaksi negatif antara mereka dengan orang tua. Kesan negatif anak pada orang tua bisa terbentuk ketika orang tua melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keinginan anak, misalnya membatasi waktu bermain, menolak permintaan anak, dan menegur perilaku anak yang kurang baik.

Menurut penelitian, orang tua membutuhkan setidaknya lima interaksi positif untuk setiap interaksi negatif supaya hubungannya dengan anak bisa tetap sehat dan bahagia. Ketika Anda tidak bisa mengimbangi interaksi negatif dengan interaksi positif, maka hubungan Anda dengan anak akan memasuki zona merah. Jika ini terjadi, anak bisa menarik diri dan menolak untuk mengikuti arahan-arahan Anda sebagai orang tua.

Meskipun Anda mungkin sibuk dengan berbagai urusan lain, tidak usah risau, ada banyak hal-hal kecil yang bisa dilakukan untuk menjaga keakraban dengan buah hati yang kini telah berumur 4 tahun. Jika dilakukan dengan rutin dan konsisten, tanpa disadari lama-lama hal-hal ini akan berubah menjadi kebiasaan.

Berikut adalah 14 hal yang bisa Anda lakukan hari ini juga untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak umur 4 tahun:

  1. Peluk anak selama lima menit ketika mereka bangun di pagi hari;
  2. Sempatkan untuk duduk bersama anak ketika sarapan pagi dan ajak mereka mengobrol;
  3. Balita umur 4 tahun senang menyayi. Menyailah bersama mereka;
  4. Untuk menghindarkan anak dari makanan tidak sehat, jangan paksa anak untuk makan semua sayuran dan buah yang menurut Anda sehat. Berikan mereka pilihan dan biarkan mereka terlibat untuk menentukan makanan sehat apa saja yang ingin mereka konsumsi;
  5. Jika Anda menitipkan anak di penitipan anak, ganti kata-kata “jangan nakal” dengan “selamat bersenang-senang” ketika Anda hendak pergi;
  6. Di antara kesibukan Anda, sisihkan waktu lima menit untuk menutup mata dan memusatkan pikiran. Cobalah untuk rileks dan membereskan segala urusan sebelum pulang dari kantor. Dengan demikian ketika sampai di rumah, Anda siap menghabiskan waktu berkualitas bersama anak;
  7. Matikan telepon dan jangan dulu dengarkan musik. Lebih baik pusatkan perhatian Anda pada cerita si kecil tentang kegiatan apa saja yang dia lakukan selama sehari penuh;
  8. Jika anak terlibat pertengakaran dengan salah satu temannya, cobalah untuk tetap menghadapinya dengan santai dan penuh humor. Jangan memihak salah satu, bantu mereka untuk menemukan win win solution;
  9. Ketika anak umur 4 tahun rewel karena ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya, tetaplah berada dekat dengan anak hingga ia merasa nyaman untuk melampiaskan semua kekecewaanya tanpa mengamuk;
  10. Jangan lupa untuk tertawa ketika si kecil mencoba melucu;
  11. Apapun yang dikatakan anak, cobalah untuk selalu berempati;
  12. Bermain perang bantal sebelum menyuruh anak mandi pagi;
  13. Bacakan dongeng untuk anak sebelum mereka tidur. Rasakan kelembutan rambut dan kehangatan tubuh mereka. Tidurkan anak dengan membuat mereka merasa nyaman dan aman;
  14. Berbaring dalam gelap bersama anak selama beberapa menit. Saling berpelukan dan katakan betapa Anda merasa beruntung menjadi orang tuanya.

Hal-hal di atas memang terlihat seperti memakan banyak waktu. Anda tentu saja tidak perlu melakukan semuanya setiap hari. Pilih beberapa yang bisa Anda satukan ke dalam rutinitas harian. Dengan begitu, Anda bisa melakukannya tanpa mengganggu jadwal harian yang selama ini ada.

Selain itu, ketika Anda membangun kebiasaan ini bersama anak usia 4 tahun Anda di rumah, anak akan menjadi lebih kooperatif, lebih jarang bertengkar, dan bersedia untuk mengikuti arahan-arahan Anda. Dengan melakukan hal-hal di atas, artinya Anda memperkuat sekaligus menghangatkan hubungan dengan anak setiap hari. Sehingga ketika anak kelak memasuki usia remaja, anak akan terbuka pada saran-saran dan wejangan Anda.