cara melatih anak berbicara

Baruterus.com –  Saat sudah memasuki usia 1 tahun, anak Anda mungkin sudah mulai dapat mengucapkan satu atau beberapa kata. Supaya semakin lancar, Anda bisa melakukan beberapa cara melatih anak berbicara. Setelah dilahirkan ke dunia, anak Anda sudah akan belajar bagaimana caranya berkomunikasi. Mulai dari menangis dalam mengekspresikan rasa capek,  lapar, atau kurang nyaman, sampai dapat berbicara. Secara bertahap, anak Anda juga akan mengetahui dan mengerti bagaimana menggunakan beberapa kata dfalam menggambarkan apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan juga yang dipikirkan. Bahkan, sebelum anak Anda mulai mengucapkan kata pertamanya, ia sudah dapat mendengarkan dan belajar dari semua orang di dekatnya.

Agar perkembangan bayi  lebih lancar dan berkembang dengan baik, Anda juga perlu mengupayakan supaya tidak mengeluarkan beberapa kata kasar maupun membentak di depan si kecil. Bayi akan mulai mampu merespon bila Anda berbicara dengan nada yang tinggi atau kasar. Si kecil umumnya akan terdiam dan terkadang menunjukkan ekspresi sedih. Bahkan bila ia merasa senang, bayi juga sudah mulai dapat mengekspresikan perasaannya lewat ekspresi wajahnya. Dengan demikian, orang tua mempunyai  peran yang sangat penting dalam perkembangan berbicara dan berbahasa si kecil.

Beberapa ahli beranggapan bahwa mengajak anak mengobrol adalah salah satu cara yang paling tepat untuk membuatnya dapat berbicara. Penelitian bahkan mengatakan bahwa anak-anak yang biasa diajak berbicara sejak usia dini mempunyai kosakata yang lebih besar dan tata bahasa yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak.

Cara Mengajari Si Kecil Berbicara Yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Supaya anak Anda semakin lancar bicaranya, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini.

  • Biasakan mengajak anak Anda berbicara

Untuk anak Anda, setiap hari merupakan sebuah petualangan. Anda bisa menceritakan apa saja yang terjadi pada  hari itu juga. Misalnya saat akan mandi atau setiap malam sebelum tidur, berbicara apa saja antara Ibu dengan bayinya pada hari tersebut. Anda bisa menanyakan apa yang dia lakukan selama satu hari penuh. Usahakan untuk memberikan pertanyaan yang jawabannya bukan hanya iya dan tidak saja.

  • Membacakan suatu cerita

Tidak ada kata terlalu cepat untuk membacakan cerita kepada buah hati, bahkan bila dia belum bisa berbicara sekalipun. Ibu dapat mulai dengan membacakan beberapa buku sederhana yang lebih banyak ada gambarnya dibandingkan cerita.

Disamping sebagai salah satu upaya untuk mengajari anak berbicara, mengenalkan buku sejak dini akan mengembangkan kesukaan mereka terhadap buku-buku.

  • Mengarang cerita pendek

Anda bisa mengarang cerita bersama-sama dengan memberikan berbagai tokoh, konflik, dan petualangan yang seru. Ceritanya tentu saja harus menarik minat anak Anda dan tidak menakutkannya.

  • Mendengarkan musik

Anak kecil biasanya menyukai musik dan gerakan yang unuk. Saat mereka mendengarkan lagu, misalnyas aja topi saya bundar dan bintang maka mereka akan belajar mengenai irama, bahasa, dan dunia di sekeliling mereka.

  • Bertanya pada anak

Jangan khawatir untuk segera menunjuk dan bertanya pada buah hati Anda mengenai benda yang Anda tunjuk. Contohnya dengan menunjuk benda-benda, misalnya saja daun, bunga, mainan, pohon, kursi, meja, pesawat terbang, dan juga topi.  Setelah iyu tanyakan pada anak Anda tentang nama benda tersebut.  Anda juga bisa mengunjungi museum atau kebun binatang supaya membuka pengetahuan lebih untuk buah hati Anda dan mengajari suatu hal yang baru.

Salah satu penelitian mengatakan bahwa bayi yang terlahir dalam keluarga yang banyak berbicara mempunyai IQ yang lebih tinggi di usia 3 tahun dibandingkan mereka yang keluarganya pendiam. Oleh sebab itu,  mulai saat ini Anda harus melatih kemampuan berbahasa anak dengan mengajari anak berbicara sejak kecil.

Tips Melatih Anak Berbicara Yang Mengasyikan

Melatih si kecil  belajar bicara sejak dini akan membantu kemampuan komunikasi dan interaksi sosial si kecil terhadap lingkungan. Apa saja yang Anda katakan akan tersimpan dalam memorinya dan suatu waktu ia  akan meniru apa yang didengarkannya, baik yang di ajarkan orang tua ataupun oleh beberapa orang di dekatnya. Satu hal yang sangat penting yaitu mengajarkan anak bicara dengan berbagai kata yang positif walaupun dia belum dapat bicara, sebab hal tersebut akan menguatkan rasa percaya diri mereka. Berikut ini beberapa tips mengajari buah hati Anda berbicara:

  • Mengajak bayi berbicara sebanyak mungkin sejak kecil walaupun dia belum saatnya berbicara.
  • Bicara dengan menggunakan suara yang lembut dan tidak keras, sebab mereka lebih suka mendengar suara yang lembut dibandingkan suara keras.
  • Biasakan berbicara perlahan dan jelas untuknya dan jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengan buah hati Anda.
  • Ketika Anda sedang bermain dengan buah hati ANda, sebaiknya matikan radio atau televisi sebab duara radio dan televisi dapat mengganggu  konsentrasinya.
  • Memilih kalimat sederhana dan mengajukan pertanyaan yang bisa membuat jawaban lebih dari satu kata. Meskipun jawabannya tidak jelas, namun Anda perlu tetap menghargainya dan menunggu responnya.
  • Mengajak buah hati Anda bermain. Mengajarinya berbicara dapat melalui permainan, contohnya bermain tebak gambar dan kata atau juga lewat  kegiatan sehari-harinya mulai dari makan, mandi, berjalan-jalan, dan lain sebagainya.
  • Mencari kata yang mudah untuk dipahaminya dan ulangi lagi apa yang dia katakan.  Hal ini akan memperjelas maknanya.
  • Menghindari bicara kasar dan buruk di depan si kecil .  Sebab apa yang Anda ucapkan akan tersimpan di memori otak anak, dan suatu hari nanti kata-kata buruk dan kasar akan di ucapkan pula oleh mereka. Cara melatih anak berbicara memang ada banyak namun jangan sembarangan dalam mengajarinya.

Anda ingin memahami lebih lanjut cara melatih anak berbicara? Klik untuk membaca di Awal Sehat Nestle.