keluhan ibu hamil

Baruterus.com – Perubahan kadar hormon dan perkembangan janin membuat ibu hamil sering mengeluhkan berbagai gejala yang tentu akan berdampak kepada kegiatan sehari-hari. Tidak ada salahnya bila para ibu bisa mencermati cara-cara mudah dalam mengatasinya supaya  tetap bisa berakvititas dengan lancar.  Mudah lelah merupakan salah satu keluhan ibu hamil yang paling sering dirasakan. Pembentukan plasenta, perubahan kadar hormon dan metabolisme secara alami menyebabkan tubuh menjadi mudah merasa capek. Anda bisa saja tiba-tiba merasa sulit tidur di malam hari atau justru menjadi selalu mengantuk sepanjang hari.

Cara Untuk Mengurangi Keluhan Ibu Hamil

Jika  kelelahan sudah berdampak kepada produktivitas dan kerja Anda, cara-cara berikut mungkin bisa dicoba untuk mengurangi keluhan tesebut:

  • Tidurlah lebih awal di malam hari.
  • Manfaatkan waktu istirahat siang sebagai saatnya tidur untuk membantu mengurangi rasa kantuk saat bekerja.
  • Konsumsi makanan dengan nutrisi cukup dan seimbang untuk menjaga kesediaan energi. Konsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayur segar tiap hari.
  • Jika memungkinkan, mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakan pekerjaan yang sekiranya tidak sanggup Anda kerjakan sendiri, seperti mencuci dan menyetrika pakaian.
  • Olahraga ringan secara teratur dapat membantu tubuh mendapatkan energi yang cukup dan stabil.
  • Mengatur kegiatan seefektif mungkin juga dapat menjadi kunci agar tubuh tidak mudah lelah saat hamil.

Masalah Ibu Hamil Yang Biasa Terjadi

Berikut ini beberapa masalah yang biasa dirasakan oleh ibu hamil;

  • Keputihan

Meningkatnya kadar hormon estrogen dan aliran darah ke vagina membuat wanita hamil lebih sering mengalami keputihan. Cairan keputihan biasanya berasal dari vagina dan leher rahim yang mengandung sel-sel dari dinding vagina dan bakteri flora normal.

  • Nyeri Ulu Hati

Nyeri atau rasa panas pada ulu hati atau perut bagian atas adalah salah satu keluhan ibu hamil yang sebenarnya umum terjadi pada sebagian besar ibu hamil, terutama di bulan keempat hingga menjelang persalinan. Situasi ini umumnya disebabkan oleh naiknya isi perut ke kerongkongan sehingga menyebabkan iritasi.

  • Sakit Kepala

Perubahan bentuk tubuh dan hormon menyebabkan ibu hamil tidak jarang mengalami sakit kepala. Meski merupakan hal yang umum terjadi, namun banyak ibu hamil yang kebingungan karena khawatir obat sakit kepala berisiko membahayakan bayi.  Meski termasuk hal umum, tetapi sakit kepala parah yang tidak kunjung berhenti dapat menjadi pertanda penyakit serius, seperti tekanan darah tinggi. Jika hal ini terjadi, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

  • Kenaikan Berat Badan Tidak Terkendali

Umumnya wanita dengan berat badan ideal, saat hamil akan mengalami total kenaikan berat badan sekitar 11 sampai 16 kilogram dibandingkan sebelum hamil. Pertambahan berat badan yang menjadi salah satu keluhan ibu hamil ini sebenarnya menandakan bahwa jaringan tubuh bayi, cairan ketuban, dan kebutuhan pendukung lain sedang berkembang. Pertambahan berat badan kurang maupun lebih dari normal sama-sama berisiko menyebabkan gangguan pada ibu ataupun bayi. Bagaimana cara untuk menaikkan secara sehat saat hamil, berikut caranya ;

  1. Tambahkan mentega, keju, krim, susu tanpa lemak, ataupun paduan ekstra lain ke dalam menu harian.
  2. Konsumsi lima hingga enam porsi kecil makanan tiap hari.
  3. Batasi konsumsi makanan dan minuman berkadar gula dan garam berlebih.
  4. Hindari konsumsi makanan cepat saji.
  5. Batasi konsumsi makanan ringan berkalori tinggi, seperti donat, keripik kentang, kue kering.
  6. Ganti menu dengan makanan sehat, seperti buah dan sayur segar.
  7. Olah makanan dengan cara lebih sehat, seperti mengukus dan merebus dibandingkan menggoreng.
  8. Berolahraga teratur seperti berjalan kaki atau berenang juga dapat membantu Anda mendapatkan pertambahan berat badan ideal secara alami.
  9. Kaki Bengkak

Kaki bengkak ketika  hamil biasanya disebabkan oleh penumpukan kelebihan cairan pada tubuh yang disebut edema. Edema lebih sering dialami ibu yang mengandung anak kembar dan yang mengalami kelebihan cairan ketuban. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh perubahan mekanisme tubuh untuk mengelola cairan. Selain itu pertumbuhan rahim juga menyebabkan tekanan pada pembuluh darah bagian bawah sehingga mengakibatkan melambatnya aliran darah dari kaki. Situasi ini menimbulkan penumpukan cairan pada tubuh bagian bawah. Anda bisa mencoba cara berikut untuk mengurangi gejala keluhan, diantaranya yaitu ;

  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk. Sesekali berdiri, berjalan, dan regangkan kaki secara teratur saat duduk dalam waktu yang lama.
  • Tempatkan kaki pada posisi lebih tinggi, seperti dengan menumpangkan kaki pada bangku kecil saat Anda duduk di meja kerja.
  • Kenakan sepatu yang nyaman. Hindari mengenakan kaos kaki yang ketat terutama pada bagian pergelangan kaki.
  • Konsumsi banyak air mineral untuk mengurangi risiko tubuh menyimpan cairan.
  • Konsumsi makanan sehat dan sebisa mungkin hindari makanan cepat saji.
  • Biasakan olahraga teratur seperti berjalan kaki tiap hari.

Pada umumnya situasi ini bisa mereda dengan sendirinya setelah persalinan. Tetapi untuk mendeteksi preeklamsia sejak dini, segera periksakan diri jika terjadi pembengkakan secara tiba-tiba pada kaki dan pergelangan kaki serta wajah.

  • Mual dan Muntah

Mual dan muntah adalah kondisi yang paling sering dialami wanita hamil. Perubahan kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen, sensitivitas terhadap bau-bauan, perut yang lebih sensitif serta stres dapat menjadi penyebab umum kepada mual dan muntah saat hamil.

Keluhan  ibu hamil tidak boleh disepelekan, terutama segera konsultasikan kepada dokter bila muntah berlangsung secara terus-menerus dan tidak mereda. Waspadai bahwa kekurangan nutrisi dan cairan dapat membahayakan kesehatan bayi.