perkembangan janin usia 18 minggu
Source: informasitips

Baruterus.com – Selamat bunda! Anda sekarang sudah memasuki awal dari trimester kedua. Berbahagialah bunda! Anda sudah melewati fase paling rawan dalam masa kehamilan. Namun bukan berarti Anda tidak berhati-hati dalam masalah kesehatan, nutrisi, dan aktivitas. Anda harus tetap berhati-hati terutama menjaga kesehatan tubuh Anda selama kehamilan dan makan makanan yang sehat karena segala risiko bisa saja terjadi. Pada perkembangan janin usia 18 minggu ini, Anda boleh saja sedikit bersantai. Gejala kehamilan seperti mual, muntah, sakit perut, kram, lemas, pusing yang sedikit menganggu sudah berhasil tubuh Anda taklukan. Sebab pada usia ini, tubuh Anda sudah berhasil beradaptasi dengan kondisi kehamilan.

Perkembangan janin usia 18 minggu ini setara dengan kehamilan usia 4 bulan. Sehingga sudah sewajarnya terjadi perubahan terhadap tubuh Anda terutama bagian perut yang sudah mulai membesar dan perkembangan janin Anda sudah mulai pesat. Perut Anda sekarang ukurannya pasti lebih besar daripada sebelumnya. Hal ini tentunya membahagiakan untuk bunda, karena kehadiran janin sudah mulai Anda rasakan dari perubahan fisik. Pada masa ini Anda sudah harus mulai menyiapkan pakaian yang lebih longgar. Karena tidak mungkin lagi Anda menggunakan pakaian pas badan atau yang biasa Anda pakai sebelum Anda hamil.

Selain perubahan tubuh Anda, pada usia ini juga terjadi banyak sekali perkembangan dari janin Anda. Panjang bayi Anda jika diukur dari kepala hingga ke pantat, bayi Anda memiki panjang sekitar 5 1/2 dan beratnya hampir 7 ons. Bayi Anda sudah dapat meregangkan lengan dan kakinya. Angka kenaikan berat dan panjang tubuh ini, tentunya akan terus mengalami kenaikan seiring dengan perkembangannya usianya yang terus berlanjut.

Pembuluh darah pun sudah mulai terlihat melalui kulitnya yang tipis. Telinganya sekarang  sudah berkembang tetapi posisinya belum sempurna. Sehingga telinganya belum seperti telinga manusia pada umumnya. Lapisan pelindung myelin mulai terbentuk di sekitar sarafnya. Proses ini akan terus berlanjut selama setahun setelah bayi Anda lahir. Jika Anda mengandung bayi dengan jenis kelamin perempuan, maka rahim dan saluran tuba falopinya sudah terbentuk dan berada di tempat yang seharusnya. Jika Anda mengandung bayi laki-laki, alat kelaminnya sudah mulai terlihat sekarang, tetapi bayi Anda mungkin masih menyembunyikan dari Anda saat USG.

Dadanya kini sudah mulai bergerak naik turun sebagaimana gerakan bernapas. Namun yang dihirup bukanlah udara, melainkan cairan amion. Bayi dalam rahim Anda pun sudah mulai bisa mendengarkan suara-suara di balik perut, baik itu suara dari luar atau suara-suara seperti tali pusarnya, detak jantung ibunya atau suara musik yang ibu perdengarkan untuknya.

Dengan demikian, tidak ada salahnya pada usia ini untuk memulai untuk memberikan stimulasi, baik itu berupa sentuhan, suara nyanyian atau musik instrumental yang menenangkan, mengajaknya mengobrol, memperdengarkan ayat-ayat dari kitab suci, dan lain sebagainya. Meskipun bayi dalam perut Anda belum memahami maksudnya, akan tetapi ia sudah mulai bisa merasakan kasih sayang kedua orang tuanya, terutama ibunya. Dengan Anda terus memperdengarkan suara terlebih suara orang tuanya tentu suara-suara dari oragtua atau ibu akan dikenalinya dan membuat suara ibu tak asing untuknya.

Pada usia kehamilan ini tidak hanya perkembangan janin dan perubahan tubuh Anda yang terjadi, perubahan pada sistem kardiovaskuler dan gaya hidup Anda juga mulai berubah terutama saat tidur. Sistem kardiovaskular Anda mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi selama trimester kedua ini, perubahan yang paling terasa yaitu tekanan darah yang mungkin akan lebih rendah dari biasanya. Jangan beranjak terlalu cepat dari posisi berbaring atau duduk! Karena mungkin Anda akan merasa sedikit pusing.

Saat Anda tidur sebaiknya berbaringlah dengan posisi miring atau setidaknya tubuh Anda sebagian miring ke satu sisi. Karena bila Anda berbaring telentang, rahim Anda bisa menekan pembuluh darah utama yang menyebabkan penurunan darah kembali ke jantung Anda. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya bila terjadi. Jika Anda kurang nyaman dengan posisi tidur yang demikian. Cobalah meletakkan bantal di belakang tubuh Anda saat berbaring atau di bawah pinggul atau kaki bagian atas untuk membuat tubuh Anda nyaman.

Selanjutnya… selamat menikmati masa kehamilan Anda! Semoga Anda dan buah hati selalu sehat hingga persalinan.