kesehatan anak

Baruterus.com – ISPA atau infeksi saluran pernafasan atas merupakan masalah kesehatan anak yang paling sering diberitakan lantaran polusi udara. Dalam hal ini, udara terkontaminasi oleh banyak hal, entah itu asap kendaraan bermotor atau kebakaran hutan.

Mungkin ibu masih ingat beberapa tahu kemarin di mana beberapa bagian di Indonesia mengalami kebakaran hutan yang begitu parah. Yang paling banyak disoroti adalah ISPA yang dialami oleh anak.

Akan tetapi, ISPA ini tidak hanya disebabkan oleh asap yang disebabkan kebakaran hutan. Anak yang tinggal di daerah perkotaan besar juga sangat rentan mengalami masalah kesehatan ini. Dan harus digarisbawahi anak lebih rentan daripada orang dewasa.

Inilah yang membuat banyak orang tua yang akhirnya perpindah rumah. Setidaknya mereka memilih tempat tinggal yang jauh dari jalan raya agar kesehatan balita mereka terjaga.

Terlepas dari itu, apakah ibu tahu mengapa balita lebih rentan terkena ISPA?

2 Faktor Utama Penyebab Anak Mudah Terkena ISPA

Tidak berlebihan jika banyak pihak atau organisasi pecinta lingkungan yang melakukan kampanye menyelamatkan bumi dari polusi udara. Mereka mengerti betul bawasannya yang paling dirugikan adalah anak-anak. Mereka generasi penerus yang justru ketika masih kecil terkena polusi udara dan menyebabkan ISPA.

Salah satu penyebab kenapa anak lebih mudah terkena ISPA adalah mudahnya lapisan sel saluran pernafasan ditembus oleh asap. Layaknya organ tubuh anak lainnya, saluran pernafasan juga masih sangat lemah sehingga asap yang terhirup oleh si kecil bisa dengan mudahnya masuk menuju ke sistem pernafasan.

Selain itu, ukuran paru-paru anak juga lebih besar dalam kaitan berat badan mereka yang masih rendah dibandingkan orang dewasa. Inilah yang menjadi alasan kedua mengapa anak-anak cenderung lebih mudah terkena ISPA.

Dengan mengetahui dua alasan tersebut di atas, penting sekali bagi ibu untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak. Setidaknya, ibu bisa melakukan pencegahan agar anak tidak terkena ISPA. Selain polusi udara, ibu bisa melihat penyebab lain yang mengakibatkan daya tahan menurun.

Mencegah ISPA Pada Balita

Bagaimana jika ibu tinggal di kota besar yang penuh dengan polusi? Bagaimana jika ibu sudah terlanjur membangun atau membeli rumah yang letaknya tepat di depan jalan raya? Tentu saja tidak mudah bagi ibu dan keluarga untuk pindah dari tempat tersebut. Dan satu hal yang harus ibu ketahui. Tinggal di daerah pedesaan tidak menjamin si kecil terhindar dari ISPA lho. Ini sudah dibuktikan oleh survey yang dilakukan oleh WHO di mana anak yang tinggal di Swedia (merupakan negara dengan tingkat polusi rendah) juga rentan terkena ISPA.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan? Yang pertama, sebisa mungkin ibu harus menghindarkan si kecil dari polusi. Ibu bisa biasakan si kecil untuk memakai masker setiap kali keluar rumah, entah itu ke sekolah atau bepergian. Apalagi jika ia menggunakan kendaraan bermotor seperti angkutan umum. Pastikan ibu memakaikan masker.

Yang kedua, terus perkuat sistem kekebalan tubuh. Karena dengan inilah kesehatan anak terjaga dari hal-hal yang menjadi penyebab penyakit, tak terkecuali ISPA. Hal ini bisa ibu lakukan dengan memberikan menu makanan yang bergizi dan pemberian susu Frisian Flag sebagai susu balita dengan nutrisi terlengkap.

Dan yang terakhir, ibu harus senantiasa mengajarkan kepada si kecil pentingnya menjaga kesehatan badan. Tidak mungkin ibu memberikan proteksi terus menerus. Anak ibu juga harus mampu melakukan proteksi sendiri sehingga kesehatan anak terus terjaga.