nutrisi ibu hamil
Source: health-topics.com

Baruterus.com – Tahukah Ibu, kehamilan membutuhkan asupan makanan terbaik? Bukan hanya untuk kesehatan ibu tapi juga untuk pertumbuhan janin dalam kandungan. Asupan gizi dan nutrisi berdampak pada kondisi fisik dan mental calon ibu.

Jangan sepelekan pola makan dan nutrisi ibu selama masa kehamilan. Sebaliknya, terapkan gaya hidup sehat bagi ibu hamil mulai dari trimester awal hingga trimester akhir masa kehamilan, calon ibu memerlukan asupan kalori tambahan sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Yuk simak beberapa tips agar kehamilan Ibu berjalan lancar hingga persalinan nanti;

  1. Batasi Aktivitas Fisik

Pada trimester awal, kandungan Ibu belum terlalu kuat. Beberapa kasus calon Ibu terpaksa harus menjalani bed rest. Ibu harus menjaga kandungan dengan membatasi aktivitas gisik yang tidak perlu. Perbanyak waktu istirahat dan tidur sehingga tubuh Ibu punya banyak energi untuk melakukan aktivitas harian.

  1. Perhatikan asupan nutrisi

Selain kondisi fisik yang melemah, beberapa kasus calon ibu mengalami mual berkepanjangan hingga terkadang nafsu makan hilang sama sekali. Usahakan agar tetap makan, meski mual dan muntah. Ada 8 nutrisi Ibu hamil yang penting dikonsumsi, meliputi asam folat, zat besi, vitamin C, vitamin B, asam lemak omega 3, protein, serat, dan potassium yang terkandung pada pisang, yang dapat mengurangi kaki bengkak dan kram.  Variasikan menu sehat Ibu agar semua nutrisi dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh. Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari, agar tubuh terhindar dari dehidrasi.

  1. Hindari Alkohol dan kafein

Ibu hamil harus menghentikan gaya hidup yang buruk. Hindari alkohol dan kafein, berhenti merokok dan mengonsumsi obat kimia dan tradisional tanpa berkonsultasi dengan dokter. Janin bergantung pada pola makan dan gaya hidup sehat ibunya. Ajaklah Ayah untuk mulai hidup sehat, mengonsumsi makanan sehat serta berhenti merokok.

  1. Olah raga yang cukup

Ibu hamil dapat memilih olah raga ringan yang tidak membahayakan kandungan. Pilih yoga atau pilates pada masa trimester kedua hingga trimester akhir kehamilan. Melakukan gerakan olah raga ringan akan membantu Ibu saat proses persalinan nantinya.

  1. Rutin konsultasi ke dokter kandungan

Jangan lupa untuk tetap melakukan kontrol rutin ke dokter kandungan atau bidan, ya. Mintalah multivitamin pada dokter bila Ibu memerlukannya. Perhatikan pula kesehatan mulut dan gigi, bakteri atau virus dapat tertular melalui problem mulut dan gigi. Konsultasikan dengan jelas bila Ibu mengalami keluhan selama kehamilan. Ceritakan mengenai riwayat kesehatan sebelumnya pada dokter. Ibu dan Ayah wajib mengetahui dengan detail setiap perkembangan janin dalam kandungan.

  1. Hindari interaksi dengan hewan

Bagi Ibu yang memiliki hewan peliharaan di rumah, sebaiknya menghindari interaksi langsung dengan hewan. Terutama hewan yang belum mendapatkan vaksin. Mintalah bantuan orang lain untuk rutin membersihkan hewan dan kandangnya agar kebersihan selalu terjaga.

  1. Hindari Zat Kimia berbahaya

Ibu hamil sebaiknya menghindari kontak langsung dengan zat kimia beresiko dan berbahaya, sepertinpembersih lantai, pembersih keramik, atau bahan lainnya yang beraroma tajam.

  1. Stay Happy

Hal yang paling penting adalah Ibu hamil harus selalu bahagia. Ingat, kondisi Ibu mempengaruhi janin, bila Ibu stres maka bayi dalam kandungan pun ikut merasakan hal yang sama. Dengarkan musik, membaca kitab suci, ajak ngobrol si baby, adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus menenangkan. So, stay happy!

Sesuaikan kondisi Ibu dengan 8 tips di atas tadi, karena setiap kehamilan yang satu dengan lainnya akan berbeda. Selamat menanti kelahiran si kecil!