kontraksi saat hamil
Source: pixabay.com

Baruterus.com – Sebelum memasuki tahap melahirkan, Ibu akan mengalami tanda-tanda melahirkan. Salah satunya adalah kontraksi saat hamil. Biasanya tanda-tanda Ibu siap melahirkan terjadi beberapa minggu atau hari sebelum persalinan. Tanda-tanda melahirkan ini pun biasanya tidak dapat terlihat oleh siapapun. Hanya sang ibu yang dapat merasakan dan langsung mengetahui apakah akan segera melahirkan atau tidak.

Akan tetapi tidak semua wanita mengalami tanda-tanda melahirkan yang sama. Namun apa salahnya untuk mempersiapkan diri dan bersiaga dalam menghadapi persalinan.

Berikut adalah tanda-tanda Ibu siap melahirkan dilihat dari segi fisik.

  1. Merasakan nyeri pada punggung

Jika punggung sudah terasa sakit sebaiknya ibu hamil mulai berhati-hati, karena biasanya bayi akan memberikan sinyal untuk segera dilahirkan. Punggung yang mulai terasa nyeri dan terjadi secara berulang-ulang selama beberapa hari biasanya adalah tanda tanda awal akan terjadinya persalinan. Tidak hanya nyeri pada punggung saja, tetapi sakit perut atau kram pun juga akan dialami oleh ibu hamil.

  1. Sulit untuk tidur

Hal ini berlaku pada ibu yang hamil tua. Anda harus berhati-hati jika mengalami kesulitan untuk tidur dalam beberapa hari. Hal itu mungkin saja karena sebuah kontraksi yang bersifat halus yang menandakan bahwa Ibu akan segera mengalami pecah ketuban secara mendadak. Sebaiknya segeralah konsultasikan pada dokter kandungan jika Ibu mengalami sulit untuk tidur.

  1. Frekuensi buang air kecil meningkat

Keinginan buang kecil yang terlalu sering disebabkan bayi dalam kandungan melakukan dorongan dan pergerakan yang menimbulkan penekanan ke arah perut bagian bawah atau daerah kandung kemih. Kondisi ini membuat rahim bersandar lebih sering pada kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil menjadi makin meningkat dibandingkan biasanya. Akibatnya ibu hamil tidak bisa menahan untuk buang air kecil secara berulang-ulang. Kontraksi ini menandakan bahwa bayi akan segera minta dikeluarkan atau masa persalinan akan segera tiba.

  1. Keluar lendir kental bercampur darah dari vagina

Selama hamil, serviks Ibu ditutupi oleh lendir yang kental. Namun ketika mendekati persalinan, serviks Ibu akan membesar dan membuat jalan lendir itu keluar melalui vagina. Warna lendir tersebut pun berbeda-beda seperti bening, merah muda, atau sedikit berdarah. Namun lendir bercampur darah tidak selalu menjadi tanda awal bahwa Anda akan melahirkan. Lendir ini bisa keluar juga ketika Anda berhubungan seks pada saat sedang hamil atau melakukan pemeriksaan vagina.

  1. Perubahan pada serviks

Jaringan pada serviks ibu hamil pun akan melunak atau menjadi elastis ketika akan melahirkan. Jika Ibu sudah pernah melahirkan, serviks Anda akan lebih mudah membesar sekitar satu atau dua sentimeter sebelum persalinan dimulai. Namun apabila kehamilan ini adalah yang baru pertama kalinya, pembukaan serviks sebesar satu sentimeter tidak bisa menjadi jaminan Anda akan segera melahirkan.

  1. Merasakan kontraksi palsu atau Braxton Hicks

Braxton Hicks adalah kondisi dimana terjadi pengencangan perut yang datang dan pergi. Namun pengencangan tersebut tidak sekuat kontraksi sungguhan ketika melahirkan. Biasanya kontraksi ini berlangsung 30 hingga 120 detik.

Berbeda dengan kontraksi sungguhan, kontraksi Braxton Hicks dapat hilang ketika Anda berpindah posisi atau relaks. Kontraksi ini akan Anda rasakan sebelum mengalami kontraksi sungguhan. Selain itu, perbedaan kontraksi ini dengan kontraksi sungguhan, yaitu kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di daerah perut atau panggul, sementara kontraksi sungguhan biasanya terasa di bagian bawah punggung kemudian berpindah ke bagian depan perut.

  1. Air ketuban pecah

Pecahnya air ketuban merupakan tanda melahirkan paling umum yang diketahui oleh kebanyakan orang. Kebanyakan wanita lebih dulu merasakan kontraksi saat hamil sebelum air ketuban pecah, tapi ada juga yang mengawalinya dengan pecahnya ketuban. Ketika hal ini terjadi, biasanya persalinan akan menyusul dengan segera. Namun bahayanya, jika air ketuban sudah pecah, tapi Anda tidak juga mengalami kontraksi, maka bayi Anda akan lebih mudah terserang infeksi. Hal itu dikarenakan cairan yang selalu melindungi bayi dari kuman selama berada di kandungan ini telah habis. Jika hal ini terjadi, proses induksi akan dilakukan untuk keselamatan bayi Anda. Jika Anda sudah mengalami pecah ketuban, Anda harus segera pergi ke rumah sakit. Biasanya persalinan akan terjadi sekitar 24 jam setelah ketuban pecah.

Sedangkan tanda-tanda Ibu siap melahirkan dilihat dari segi emosional biasanya ibu hamil akan merasa mudah marah selayaknya masa-masa pramenstruasi.

Dengan mengetahui tanda-tanda melahirkan, Anda juga akan menjadi lebih siap dalam menghadapi persalinan dan ke rumah sakit. Jangan lupa juga persiapkan perlengkapan jauh-jauh hari sebelum Anda pergi ke rumah sakit seperti tas berisi pakaian Anda, peralatan mandi, perlengkapan bayi, makanan ringan, dan lain-lain. Jadi jika air ketuban telah pecah atau terjadi kontraksi, Anda bisa langsung membawa perlengkapan tersebut, lalu bergegas ke rumah sakit.