Kecanduan Game

Baruterus.com – Siapa yang tidak asyik dan senang jika bermain game? Dari anak-anak hingga orang dewasa tentu suka yang namanya game. Jika ditanya jawaban yang paling sering dilontarkan oleh para pemain game, bermain game adalah satu hal yang seru dan mengasyikkan. Jawaban tersebut adalah lumrah dan wajar karena biasanya game sengaja dibuat dengan cara dan wadah yang dapat membuat orang senang. Namun, perlu juga diketahui bahwa dibalik keseruan dan keasyikan dari sebuah game, jika dilakukan terus menerus maka bisa saja menimbulkan kecanduan. Parahnya, anak-anak kita sering kali melakukannya dan tidak sedikit yang sudah kecanduan. Untuk itu, bagi para orang tua simak sedikit ulasan berikut mengenai cara mencegah anak kecanduan game.

Anak yang mengalami kecanduan pasti tidak merasa bahwa dirinya sudah kecanduan untuk terus bermain game. Pertama kali bermain yang dirasakan hanya senang saja, namun jika dilakukan terus menerus maka kesenangan tersebut berubah menjadi rasa penasaran yang tak kunjung terselesaikan dan ingin mencoba memainkannya lagi dan lagi. Bermain game bagi anak-anak mungkin dapat dikatakan bahwa game memiliki dunia yang berbeda dengan dunia yang nyata seperti mempunyai dunianya sendiri.

Peran orang tua dalam mencegah anak agar tidak kecanduan game.

Mengapa banyak anak yang mudah sekali mengalami kecanduan game? Jawabannya adalah banyak faktor yang menyebabkannya. Salah satu faktornya adalah faktor pola asuh orang tua terhadap anak. Banyak orang tua yang dengan mudahnya memberikan kebebasan pada anak untuk dapat bermain game. Apalagi jika sang anak termasuk anak yang bandel dan marah jika keinginannya tidak dituruti. Orang tua akan cenderung lebih memilih memberikan gadget mereka atau membiarkan anak bermain game daripada harus melihat anaknya marah.

Disini terlhat bagaimana pentingnya peran orangtua terhadap kebiasaaan sag anak salah satunya dengan cara mengerem anak agar game tidak menjadi hal yang bernilai negatif dan membuat anak kecanduan. Lagipula, dengan anak bermain game orang tua jadi bisa memiliki kebebasan dan waktu untuk diri mereka sendiri. orang tua seperti bebas dari tugas menjaga anak  dan bisa memiliki waktu untuk kesibukannya sendiri. anak mempunyai dunianya sendiri dengan gamenya dan orang tua mempunyai kebebasan dan juga dunianya sendiri dengan kesibukannya masing-masing.

Lalu bagaimana mencegah dan mengatasinya?

  • Berikan pengetahuan tentang game dan bahaya yang bisa ditimbulkan.

Sebelum memberikan kebebasan anak untuk dapat bermain game, sebaiknya jika Anda memberikan anak pengetahuan terlebih dahulu mengenai game dan dampak positif dan negatif bermain game. Tips ini bersifat mencegah agar anak tidak kecanduan game.

  • Berikan batasan ketika bermain game.

Tips kedua, jangan sampai Anda terlalu bebas dalam memberikan waktu kepada anak untuk bisa bermain game. Berikan batasan-batasan mengenai waktu bermain game dan bentuk game yang boleh untuk dimainkan.

  • Jangan egois.

Jika Anda termasuk orangtua yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu buah anak, jangan sampai menjadikan game sebagai media atau sarana anak untuk Anda bisa memiliki waktu bebas sendiri. Masa depan anak-anak adalah hal yang paling utama yang harus dipertikan.

  • Biasakan anak bersosialisasi

Jangan hanya membiarkan anak dirumah, usahakan untuk mengajaknya bermain dan bersosialisasi dengan lingkungan sehingga anak Anda dekat dengan dunia nyata yang lebih indah daripada hanya bermain game.

  • Penuhi kegiatan anak dengan hal yang positif.

Untuk mencegah dan mengatasi anak yang kecanduan game adalah dengan memenuhi kegiatannya dengan hal-hal yang positif misalnya mengikuti les privat ataupun mengikuti program ekstrakurikuler di sekolah.

Menjaga anak dan memberikan pola asuh yang baik memang bukanlah hal yang mudah. Semoga tips mencegah anak kecanduan game di atas dapat berguna bagi Anda.

Image Source: generationnext.com.au