bengkak selama hamil
Source: WhatToExpect

Baruterus.com – Bengkak selama hamil menjadi yang biasa terjadi oleh Ibu hamil. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan-perubahan kadar hormon yang dialami oleh Ibu yang sedang mengandung. Pada saat terjadi pelepasan hormon, tubuh bereaksi dengan cara menahan lebih banyak cairan dan sodium atau garam tubuh. Selain itu, pembengkakan juga disebabkan oleh semakin bertumbuhnya bayi dalam kandungan dan  juga bertambahnya volume dara selama masa kehamilan terjadi.

Pembengkakan yang terjadi selama masa kehamilan atau biasa disebut dengan peripheral edema, biasa menyerang pada bagian wajah, lengan dan juga bagian lutut hingga ujung kaki. Bagi sebagian Ibu yang paham, tentu pembengkakan ini dianggap wajar dan biasa saja. Memang, hal ini tidak begitu mengkhawatirkan, namun bukan berarti Ibu tidak waspada terhadapnya. Karena pada sebagian kasus, bengkak selama hamil bisa jadi merupaka respon tubuh terhadap suatu penyakit yang sedang di derita oleh Ibu hamil.

Selama hamil Ibu tidak mungkin terhindar dari pembengkakan yang terjadi, tapi bukan berarti Ibu tidak bisa meminimalisir bengkak yang terjadi. Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi bengkak saat hamil.

  1. Ganjal kaki pada saat Ibu tidur ataupun pada saat berbaring. Bisa dengan bantal atau sesuatu yang bisa membuat Ibu nyaman. ini berguna agar sirkulasi darah dapat berjalan lancar
  2. Lakukan olah raga ringan selama kehamilan. Bisa dengan berenang ataupun berjalan kaki setiap pagi. Bisa juga olah raga di rumahsaja dengan gerakan yang memang dikhususkan untuk Ibu hamil. Karena pada saat hamil pun, olah raga yang dilakukan tidak boleh membuat Ibu sangat lelah
  3. Jangan terlalu lama berdiri ataupun berduduk
  4. Jaga suhu tubuh Ibu, jangan terlalu lama berada pada suhu yang panas atau terpapar sinar matahari yang terik. Namun jangan juga membiarkan tubuh berada dalam kondisi tubuh yang dingin.
  5. Selama kehamilan, jagalah selalu asupan makanan agar terpenuhi keseimbangan gizinya. Serta jaga agar tubuh tidak mengalami penambahan berat badan secara berlebihan.
  6. Walaupun banyak yang beranggapan mengkonsumsi garam selama hamil dapat menyebabkan darah tinggi, namun hal itu ternyata mitos belaka. Karena darah tinggi pada Ibu hamil tidak ada hubungannya dengan jumlah garam yang dikonsumsi. Namun, untuk menghindari pembengkakan, memang sangat dianjurkan untuk mengurangi garam. Tapi bukan tidak makan garam sama sekali. Hanya batasi saja konsumsi garam Ibu agar tidak berlebihan.
  7. Perbanyak mengkonsumsi berbabagai macam jeruk, seledri dan selada air. Karena hal ini sangat bagus untuk mengurangi terjadinya pembengkak pada saat hamil. Selain itu, makanan  tersebut dapat berfungsi untuk membuang cairan yang berlebihan pada tubuh.
  8. Pada saat hamil, Ibu jangan sampai kelelahan fisik. Miliki istirahat yang cukup.
  9. Lakukan pemijatan pada bagian yang bengkak. Lakukan gerakan yang lembut saja, jangan terlalu keras. Ibu bisa gunakan minyak kayu putih ataupun baby oil agar pijatan semakin nyaman.
  10. Periksakan ke dokter kandungan jika pembengkakan disertai sesak nafas, sakit kepala parah, nyeri hebat, muntah dan lain sebagainya yang mengkhawatirkan.

Selama kehamilan, Ibu wajib melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter kandungan. Bukan hanya untuk untuk memantau kesehatan Ibu dan janin, tetapi juga bisa mendeteksi lebih cepat jika terdapat bengkak saat hamil. Apakah pembengkakan tersebut hal yang wajar atau bisa membahayakan. Sehingga pengobatannya segera bisa diantisipasi dan tidak berubah membahayakan.